Jakarta, IDN Times - Puncak peringatan Hari Antikorupsi 2019 sedunia di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (9/12) dibuka oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan bukan Presiden Joko "Jokowi" Widodo seperti yang diharapkan. Jokowi memilih hadir di acara peringatan antikorupsi di SMK 57 dengan tema #PrestasiTanpaKorupsi.
Informasi mengenai KPK mengundang Presiden Jokowi disampaikan oleh Ketua Komisi Antirasuah Agus Rahardjo ketika memberikan keterangan pers pada Jumat (6/12).
"Kami mengundang Beliau, kalau tidak salah jawabannya akan ada pada waktu dekat. Yang jelas kehadiran Beliau sangat kami harapkan," kata Agus pada pekan lalu di gedung Merah Putih KPK.
Namun yang diharapkan tak datang. Ma'ruf justru diutus untuk mewakili mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Ma'ruf tiba di gedung KPK sekitar pukul 09:07 WIB. Begitu tiba, ia langsung disambut oleh Agus di lobi gedung komisi antirasuah. Uniknya, para tamu yang diundang ternyata tidak hanya para pejabat tinggi, namun ada juga pimpinan baru KPK yang akan dilantik pada (21/12), termasuk Komjen (Pol) Firli Bahuri.
Hal ini menarik, karena Firli sempat ditolak oleh ribuan pegawai komisi antirasuah menjadi calon pimpinan KPK karena telah melakukan pelanggaran kode etik ketika duduk sebagai Deputi Penindakan.
Lalu, pesan apa saja yang disampaikan oleh para tokoh yang hadir dalam Hari Antikorupsi Sedunia ketika mereka tiba di gedung KPK?
