Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    Jelang Natal dan Tahun Baru, Polisi Awasi Harga Bahan Pokok
    IDN Times/Holy Kartika

    Jakarta, IDN Times - Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan, Satuan Tugas (Satgas) Polri bersama Kementerian Perdagangan, Pertanian, Bulog, dan beberapa asosiasi pedagang, akan memantau stabilitas harga bahan pangan pokok. Hal ini bertepatan menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

    "Sampai dengan hari ini dilaporkan oleh Satgas Pangan bahwa harga bahan pokok masih dalam kondisi yang stabil," kata Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (27/11).

    1. Pedagang diimbau tak menaikkan harga pangan pokok

    IDN Times/Axel Jo Harianja

    Meski harga bahan pangan pokok tergolong stabil, Polri mengimbau pedagang tidak melakukan penimbunan bahan pangan, yang memicu terjadinya lonjakan harga.

    "Yang kemudian berakhir pada menaikkan harga bahan pangan pokok tersebut, karena ini akan melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pangan," kata Asep.

    2. Pedagang dilarang menjual bahan pangan pokok yang tidak berkualitas

    (Ilustrasi) IDN Times/Holy Kartika

    Polri juga mengimbau kepada para pedagang untuk tidak memperdagangkan bahan pangan pokok yang tidak berkualitas.

    "Karena ini juga akan melanggar UU tentang Perlindungan Konsumen dan UU tentang Perdagangan," kata Asep.

    3. Ini alasan Polri mengawasi harga pangan pokok jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020

    (Ilustrasi) IDN Times/Daruwaskita

    Menurut Asep, ada beberapa daerah tertentu yang diberikan pengawasan khusus terkait masalah harga pangan pokok. Hal ini pun menjadi bahan pembelajaran polisi untuk meningkatkan pengawasan.

    "Prinsip nya supaya pedagang tidak melakukan penimbunan dan menaikkan harga. Dan kedua, supaya para pedagang tidak memperdagangkan bahan pokok dengan menurunkan kualitasnya," kata dia.

    Editorial Team

    Related Article

    artikel test breaking14 Jul 2026, 15:56 WIBNews
    Kota Surabaya
    jatim26 Mei 2026, 15:27 WIBNews