Tidak hanya Perpusnas, seluruh kementerian dan lembaga negara juga dimintai masukan untuk bahan pidato kenegaraan presiden berdasarkan surat Sekretariat Negara.
Syarif mengatakan sebagai aparatur sipil negara (ASN), pihaknya wajib menerjemahkan bagaimana kebijakan pemerintah itu menjadi tepat sasaran hingga di tingkat bawah. Sebab, menurutnya, banyak visi misi yang mulia di tingkat atas, tetapi implementasi dan penjabaran di lapangan tidak terlaksana dengan baik.
“Saya kira visi misi Presiden tetap konsisten dengan kebijakan meneruskan pembangunan infrastruktur yang sudah berjalan sesuai dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM). Kunci pembangunan SDM adalah bagaimana orang itu mendapatkan modal pengetahuan, apakah melalui pendididikan dengan membaca atau pendidikan keahlian,” kata Syarif.