Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hotel Bintang Lima di TIM, PDIP Tuding Ada Kamuflase Bisnis

Gembong Warsono 1 Juli 2019
Gembong Warsono 1 Juli 2019

Jakarta, IDN Times - PDI Perjuangan menuding rencana pembangunan hotel bintang lima di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat, hanya kamuflase bisnis terselubung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Hal itu disampaikan Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono saat dihubungi wartawan, Senin (25/11). 

1. Gembong sebut seniman tidak pantas menginap di hotel bintang lima

IDN Times/Gregorius Aryodamar P
IDN Times/Gregorius Aryodamar P

Menurut Gembong, tidak sepantasnya para seniman diminta tinggal di hotel berbintang dengan harga yang mahal sementara banyak hotel yang berada di dekat kawasan TIM.

"Alasan Pak Anies untuk membangun hotel ini hanya kamuflase untuk menutup dari publik bahwa ada orientasi bisnis di sana," kata Gembong.

2. Fraksi PDI P telah diperintahkan jaga revitalisasi TIM

IDN Times/Gideon Aritonang
IDN Times/Gideon Aritonang

Gembong mengungkapkan bahwa Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta telah diperintahkan Dewan Pimpinan Pusat PDIP untuk melakukan koordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI terkait revitalisasi TIM yang menelan anggaran mencapai Rp1,8 triliun tersebut.

"Yang kami soroti, kita ingin ada kekuatan dalam mempertahankan jati diri bangsa melalui budaya. Ada ruang yang memang kita pertahankan untuk bisa melestarikan leluhur bangsa. Maka revitalisasi yang dilakukan tidak boleh melenceng dari tujuan itu," ujarnya.

3. Revitalisasi TIM dikhawatirkan hilangkan pelestarian budaya

(Taman Ismail Marzuki) IDN Times/Gregorius Aryodamar P
(Taman Ismail Marzuki) IDN Times/Gregorius Aryodamar P

Ia mengkhawatirkan revitalisasi TIM akan menghilangkan fungsi utama dari pelestarian budaya karena berubah menjadi area bisnis. 

"Bicara budaya itu enggak bisa ngomongin untung rugi, tapi bagaimana kita bisa eksis dengan jati diri bangsa kita yang dilakoni oleh para seniman khususnya di Jakarta," kata Gembong.

Share
Topics
Editorial Team
Aryodamar P
EditorAryodamar P
Follow Us

Latest in News

See More

Ipsa mollitia quibusdam minus et et ducimus dolore id sint velit nes

30 Jan 2026, 16:08 WIBNews
gallery keenam

Artikel revised [edit LAGI]

25 Nov 2025, 15:15 WIBNews