Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    Gereja Katolik di Mojokerto Turut Doakan Mbah Moen
    Ahmad Suaedy/Facebook

    Jakarta, IDN Times - Kepergian pimpinan Pondok Pesantren Al Anwar, Rembang, Jawa Tengah, KH Maimun Zubair atau yang lebih dikenal Mbah Moen, tidak hanya dirasakan umat Muslim namun juga umat agama lain.

    Seperti gereja Katolik di Mojokerto, Jawa Timur, yang ikut mendoakan Mbah Moen. Hal tersebut terlihat dalam foto yang diunggah Ahmad Suaedy di Facebook pada Selasa (6/8) kemarin.

    1. Doa umat Katolik untuk Mbah Moen

    ANTARA FOTO/Hanni Sofia

    Dalam unggahan tersebut, terlihat foto Mbah Moen yang dipasang di atas meja altar dikelilingi bunga dan beberapa lilin yang menyala.

    "Mbah KH Makmoen Zuber didoakan di Gereja Katolik Mojokerto, Alfaatehah...," tulis Ahmad Suaedy dalam unggahannya.

    2. Warganet kagum dengan Mbah Moen

    ANTARA FOTO/Deni Santosa

    Sontak saja unggahan foto tersebut menuai komentar positif dari warganet. Selain menggambarkan toleransi antar-umat beragama, sosok Mbah Moen juga dikagumi warganet lantaran dihormati umat agama lain.

    "Masya Allah... betul-betul orang hebat Mbah Maemun," ujar akun Fransisca Yaningwati.

    3. Bukti ulama mengayomi masyarakat lintas agama

    Instagram/@Nahdlatululama

    Unggahan tersebut juga diunggah ulang oleh akun Instagram @Nahdlatululama. Dalam foto yang sama, akun Instagram @Nahdlatululama mengungkapkan bahwa Mbah Maimoen merupakan sosok kiai yang mengayomi masyarakat lintas agama.

    "Teladan Mbah Maimoen sebagai ulama yang mengayomi seluruh masyarakat lintas agama. Geraja Katolik Mojokerto turut menggelar doa kepergian Mbah Maimoen,” tulis akun Instagram @Nahdlatululama

    4. Mbah Moen meninggal di Makkah

    ANTARA FOTO/Hanni Sofia

    Seperti diketahui,  Mbah Moen wafat pada Selasa (6/8) pagi waktu setempat. Dia meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi, pada usia 91 tahun.

    Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani membenarkan hal itu. "Betul, saya juga diberitahu demikian dari Makkah," kata dia.

    Arsul mengaku tahu informasi itu dari Wakil Gubernur Jawa Tengah Gus Yasin. "Dan dikonfirmasi Gus Yasin Wagub Jateng yang putera Beliau," lanjut dia.

    Editorial Team

    Related Article

    artikel test breaking14 Jul 2026, 15:56 WIBNews
    Kota Surabaya
    jatim26 Mei 2026, 15:27 WIBNews