Jakarta, IDN Times - Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk, Silmy Karim, mengatakan dirinya tak tahu-menahu soal kasus kasus suap pengadaan barang dan jasa yang diduga menjerat Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel (Persero), Wisnu Kuncoro (WNU).
Wisnu diduga menerima suap. Dalam kasus ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menciduk Alexander Muskitta (AMU), Kenneth Sutardja (KSU) dari swasta dan Kurniawan Eddy Tjokro (KET) yang keduanya diduga sebagai pemberi.
"Kami gak kenal nama-nama tersebut. Sudah kami cek. Gak pernah berhubungan," ungkap Silmy di Gedung PT Krakatau Steel, Jakarta, Minggu (24/3).
