Program Bela Negara Tuai Kritik Masyarakat

Kementrian Pertahanan Republik Indonesia berencana akan memulai Program Bela Negara pada tahun ini. Sebanyak 100 juta kader bela negara dalam 10 tahun kedepan menjadi target dari Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Program Bela Negara ini bertujuan untuk mengangkat rasa nasionalisme dan wawasan kebangsaan terhadap generasi muda Indonesia yang mulai luntur.

Pembentukan kader Bela Negara ini akan dilakukan di setiap kabupaten atauĀ kota di seluruh Indonesia. Di tahun 2015 Bela Negara akan dimulai pada 47 kabupaten atauĀ kota. Buat kamu yang bingung, Program Bela Negara ini sama seperti wajib militer (wamil) di Korea Selatan. Wamil ini wajib diikuti oleh pemuda yang sudah genap berusia 20 tahun dan sehat secara jasmani. Lama wamil di Korea Selatan ini adalah dua tahun.

Hingga saat ini, reaksi publik terhadap program bela negara bermacam-macam. Ada pro dan kontra yang datang dari berbagai golongan masyarakat. Dari pihak istana negara yang diwakili oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan bahwa program ini masih dipelajari dan belum dibentuk konsep pasti.Ā

![[TES]Pemprov DKI Jakarta Tutup Sementara TPST Bantargebang yang Longso](https://image.rujakcingur.com/post/20200101/ddff688a-3598-46d5-b1ba-5a184f161495-d4ccb326ae252243d95b4d1fbd13d884.jpeg)




.png)









![[LINIMASA] Reuni 212 Usai Pilpres 2019](https://image.rujakcingur.com/post/20191201/whatsapp-image-2019-12-02-at-031631-712a334dd9f56148f0c1b235153694b2.jpeg)
![[LINIMASA] Kronologi Penusukan dan Kabar Terbaru Wiranto](https://image.rujakcingur.com/post/20191010/antarafoto-wiranto-ditusuk-101019-ho-2-98033125a787c48e9c92d1436d73ea13.jpg)
