Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Program Bela Negara Tuai Kritik Masyarakat

Program Bela Negara Tuai Kritik Masyarakat
Share Article

Kementrian Pertahanan Republik Indonesia berencana akan memulai Program Bela Negara pada tahun ini. Sebanyak 100 juta kader bela negara dalam 10 tahun kedepan menjadi target dari Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Program Bela Negara ini bertujuan untuk mengangkat rasa nasionalisme dan wawasan kebangsaan terhadap generasi muda Indonesia yang mulai luntur.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151015/bela3.jpg

Pembentukan kader Bela Negara ini akan dilakukan di setiap kabupaten atau kota di seluruh Indonesia. Di tahun 2015 Bela Negara akan dimulai pada 47 kabupaten atau kota. Buat kamu yang bingung, Program Bela Negara ini sama seperti wajib militer (wamil) di Korea Selatan. Wamil ini wajib diikuti oleh pemuda yang sudah genap berusia 20 tahun dan sehat secara jasmani. Lama wamil di Korea Selatan ini adalah dua tahun.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151015/bela1.jpg

Hingga saat ini, reaksi publik terhadap program bela negara bermacam-macam. Ada pro dan kontra yang datang dari berbagai golongan masyarakat. Dari pihak istana negara yang diwakili oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan bahwa program ini masih dipelajari dan belum dibentuk konsep pasti. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More
artikel test breaking

artikel test breaking

14 Jul 2026, 15:56 WIB