Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

APBN 2016 Senilai Rp 2.095,7 Triliun Diharapkan Mampu Digunakan Dengan Baik

APBN 2016 Senilai Rp 2.095,7 Triliun Diharapkan Mampu Digunakan Dengan Baik
Share Article

APBN 2016 telah disetujui dengan nilai sebesar 2.095,7 triliun rupiah. Seperti yangĀ disampaikan oleh Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro usai rapat dengan Banggar DPR subuh tadi, anggaran ini nantinya akan dialokasikan secara ekspansif untuk pembangunan infrastruktur. Selain itu juga untuk penanganan kabut asap.Ā 

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151030/ap tempo.jpg

Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk membeli tigaĀ pesawat bom air dan untukĀ merekonstruksi lahan gambut. Dana sebesar iniĀ diharapkan mampuĀ memberikan perubahan yang signifikan pada seluruh sektor yang ada di Indonesia.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151030/ap entitashukum.jpg

Tahun depan dipastikan sektor infrastruktur akan meningkat dalam jumlah yang signifikan. Namun,Ā masih belum dipastikan secara rinci mengenaiĀ jumlah kenaikan tersebut. Pertumbuhan lainnya yang juga dipastikan akan meningkat adalah pertumbuhan investasi dan konsumsi.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151030/ap bappenas.jpg

Rinciannya RUU APBN 2016 terdiriĀ Asumsi Makro yang meliputi dari pertumbuhan ekonomi 5,3 persen, inflasi 4,7 persen, kurs 13.900 rupiah/ dollar AS,Ā SPN tibaĀ bulan 5,5 persen,Ā ICP (Indonesia Crude Price) 50 dollar ASā€Ž/barel, lifting minyak 830.000 barel per hari, gas 1,15 juta barel setara minyak.Ā Target Pembangunan yang meliputi kemiskinan 9-10 persen, gini rasio 0,39, indeks pembangunan manusia 70,1, TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka) diharapkan turun 5,2-5,5ā€Ž persen.

Postur Anggaran meliputi pendapatan negaraĀ 1.822,5 triliun rupiah, penerimaan perpajakanā€Ž 1.546,7 triliun rupiahĀ terdiri dari pendapatan pajak dalam negeri 1.ā€Ž506,5 triliun rupiah, pendapatan pajak perdagangan internasional 40,1 triliun rupiah, penerimaan negara bukan pajak 273,8 triliun rupiah yangĀ terdiri dari penerimaan SDA 124,8 triliun rupiah, pendapatan laba BUMN 34,1 triliunĀ rupiah, PNBP lainnya 79,4 triliunĀ rupiah, pendapatan BLU 35,3 triliunĀ rupiah,Ā penerimaan hibahĀ 2 triliunĀ rupiah.

Dana belanja negara 2.095,7 triliun rupiah, belanja pemerintah pusat 1.325,6 triliun rupiah yangĀ terdiri dari belanja kementerian/lembaga (K/L) 784,1 triliun rupiah, belanja non K/L 541,4 triliun rupiah (subsidi energi 102,1 triliun rupiahā€Ž), transfer ke daerah dan dana desa 770,2 triliun rupiah. Pembiayaan anggaran 273,2 triliun rupiah (2,15 persen).

    Share Article
    Editorial Team
    Rizal
    EditorRizal

    Related Articles

    See More