Ahok Berharap E-Budgeting Tak Disetop, Ini Keuntungannya

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berharap penerapan sistem penganggaran elektornik atau e-budgeting tak dihentikan Gubernur terpilih, Anies Baswedan. Menurut Ahok, e-budgeting memiliki banyak manfaat positif. "Sistem e-budgeting (akan tetap) jalan, kecuali gubernur tidak mau atau gubernurnya memerintahkan Bapedda untuk melanggar," kata Ahok seperti yang dikutip dari Tempo.co, Selasa, (25/4).
Berikut keuntungan penerapan e-budgeting:
1. Menghindari penyalahgunaan APBD.

2. Sudah tersedia template.

3. E-budgeting mampu menghemat anggaran.

4. Prinsip Transparansi Publik.

Dengan sistem e-budgeting, warga langsung dapat memantau dan melaporkan bila menemukan data yang mencurigakan. Mereka juga dapat memastikan apakah dana pajak yang telah dibayarkan sudah digunakan sebagaimana mestinya.
5. Tak bisa diutak-atik.

.png)





![[TES]Pemprov DKI Jakarta Tutup Sementara TPST Bantargebang yang Longso](https://image.rujakcingur.com/post/20200101/ddff688a-3598-46d5-b1ba-5a184f161495-d4ccb326ae252243d95b4d1fbd13d884.jpeg)











![[LINIMASA] Reuni 212 Usai Pilpres 2019](https://image.rujakcingur.com/post/20191201/whatsapp-image-2019-12-02-at-031631-712a334dd9f56148f0c1b235153694b2.jpeg)