4 Fakta Haddad Alwi, Penyanyi Religi yang Dipersekusi Oknum Ormas
Jakarta, IDN Times - Lama tak terdengar kabarnya, penyanyi religi Haddad Alwi kembali muncul. Namun, kehadirannya menjadi sorotan publik karena baru-baru ini ia mengalami persekusi saat berceramah dalam acara haul ke-8 Habib Abdullah bin Zein Alatas di Sukabumi, Jawa Barat, Senin (16/12).
Kasus persekusi ini muncul, setelah beredar video rekaman Haddad Alwi yang viral di media sosial. Dalam rekaman video berdurasi 1 menit 42 detik tersebut, terlihat Haddad dipaksa turun dari podium oleh anggota ormas.
Terlepas dari kasus persekusi tersebut, Haddad Alwi pernah berjaya dalam blantik musik religi Indonesia. Berikut perjalanan karier pria yang kerap bernyanyi bareng anak-anak itu yang dikutip dari berbagai sumber.
1. Cinta Rasul (1999) jadi album religi terlaris sepanjang masa

(Instagram/@abihaddadalwi) Haddad AlwiĀ lahir diĀ Kabupaten Banjarnegara pada 13 MaretĀ 1966. Pria 53 tahun itu adalah seorang penyanyi religiĀ IslamĀ Indonesia. Dalam kehidupan pribadinya, Haddad Alwi berpisah dari istrinya Atina Riawati, yang juga seorang penyanyi religi.
Keduanya bercerai pada akhir 2005 setelah empat tahun mengarungi rumah tangga, dengan dikaruniai anak perempuan bernama Yasmin Hadad Assegaf.
Album Cinta Rasul yang dikeluarkan Haddad Alwi pada 1999 merupakan album religi terlaris sepanjang sejarah musik Indonesia. Album tersebut telah diproduksi ulang dalam berbagai versi dan volume. Dia juga pernah berkolaborasi dengan Gita GutawaĀ danĀ TasyaĀ dalam albumĀ Jalan Cinta 2.
2. Haddad Alwi masuk label rekaman Sony Music pada 2005

Video pengusiran Haddad Alwi di Sukabumi (Tangkapan layar video pengusiran) Pada 2005, Haddad Alwi masuk ke label rekamanĀ Sony Music. Ia merilis album pertama yang mengusung bahasa arab bertajukĀ Dalam Simthud DurorĀ yang dirilis pada tahun yang sama.
Masih pada tahun yang sama, ia kembali merilis album kedua yang bertajukĀ The Way of Love. Dalam album tersebut yang menjadi lagu utama, yaitu Insan Utama hasil duet dengan Duta Sheila On 7Ā danĀ DoakuĀ duet dengan vokalisĀ Fadly Padi.
Pada 2006, Haddad Alwi kembali merilis album ketigaĀ Jalan Cinta 2Ā dari album sebelumnyaĀ The Way Of Love atau Jalan Cinta 1. Dalam album tersebut yang menjadi lagu andalan adalah Salam Ramadhan, hasil duet dengan Gita Gutawa dan Dengar Jeritan Kami duet dengan Tasya.
3. Haddad Alwi merilis album kompilasi religi pada 2009

(Instagram/@abihaddadalwi) Pada 2009, Haddad Alwi kembali merilis album kompilasi religi yang bertajuk 12 Lagu Pilihan. Album tersebut menyajikan sembilan lagu lama dan tiga lagu hits yaituĀ Marhaban Ya Ramadhan,Ā Pergi Haji,Ā Salam Ramadhan.
Pada 2010, Haddad Alwi pindah ke labelĀ Falcon MusicĀ dan merilis albumĀ Muhammad Nabiku. Pada 2011, ia kembali merilis albumĀ Muhammad Nabiku 2Ā dengan single "Ibu".
Pada 2012, Sony Music dan Haddad Alwi kembali merilis album Pesan Damai. Album tersebut berisi delapan lagu bahasa arab yang berduet dengan Sulis dan tiga lagu Indonesia religi. Pada 2013, ia merilis album digital bertajukĀ Shalawat TradisionalĀ &Ā Jalan Allah.
4. Haddad Alwi terakhir merilis album religi pada 2014
(Instagram/@abihaddadalwi) Pada 2 Juli 2014, Haddad Alwi kembali merilis album religi bertajukĀ Kidung Cinta untuk Ayah Bunda. Album tersebut dirilis resmi oleh labelĀ ActplusĀ &Ā Music Factory Indonesia.
Ada 10 lagu religi terbaru yang dihadirkan, dengan lagu utamanyaĀ Allahu Allah. Album tersebut hanya dijual di storeĀ KFC seluruh Indonesia. Sejak itu, Haddad tak lagi merilis album religinya.
Ā
Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb






.png)





![[TES]Pemprov DKI Jakarta Tutup Sementara TPST Bantargebang yang Longso](https://image.rujakcingur.com/post/20200101/ddff688a-3598-46d5-b1ba-5a184f161495-d4ccb326ae252243d95b4d1fbd13d884.jpeg)





