Jakarta, IDN Times - Lima belas tahun lalu tepatnya pada 26 Desember 2004, tsunami dahsyat yang memakan korban hampir 200 ribu jiwa terjadi di Provinsi Daerah Istimewa Aceh. Bencana tsunami itu terjadi tak lama setelah gempa hebat berkekuatan 9,1 Skala Richter mengguncang daerah tersebut.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo menjelaskan, tsunami Aceh adalah bencana besar yang mengubah pola pikir Pemerintah Indonesia hingga internasional tentang bencana.
"Pemerintah berpikir penanggulangan bencana tidak sekedar respons, bukan hanya lebih fokus ke respons, ternyata bisa disiapkan sebelumnya (untuk penanggulangan)," ujar Agus saat dihubungi IDN Times melalui telepon, Senin (23/12).
