11 Orang Luka-Luka Akibat Gempa Solok Selatan

Jakarta, IDN Times - Gempa magnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 10 km berpusat di 50 km tenggara Solok Selatan.
"Gempa menimbulkan dampak korban luka dan rumah rusak. Gempa dirasakan sedang selama sekitar 3 detik pagi tadi pukul 06.27 WIB," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Kamis (28/2).
1. Tercatat 11 orang luka ringan

Sutopo menjelaskan, BPBD Kabupaten Solok Selatan terus melakukan pendataan dampak gempa. Hingga pukul 10.00 WIB, gempa menyebabkan 11 orang luka ringan dan 101 unit rumah rusak.
"Daerah yang mengalami kerusakan tersebar di 4 nagari di Kecamatan Sangir Balai Janggo dan Kecamatan Sangir Batanghari Kabupaten Solok Selatan," ujarnya.
2. Data sementara persebaran dampak gempa

Dari 11 orang luka ringan, jelas Sutopo, 1 orang di Nagari Talunan dan 10 orang di Nagari Sungai Kunyit Kecamatan Sangir Balai Janggo. Berikut data 101 unit rumah rusak yang tersebar di 4 nagari.
1) 30 unit rumah rusak sedang terdapat di Nagari Talunan Maju Kecamatan Sangor Balai Janggo.
2) 4 unit rumah rusak berat dan 6 unit rumah rusak sedang di Nagari Sungai Kunyit Kecamatan Sangir Balai Jangjo.
3) 1 unit rumah rusak berat dan 30 unit rumah rusak sedang dan rusak ringan di Nagari Sungai Kunyit Barat Kecamatan Sangir Balai Janggo.
4) 30 unit rumah rusak sedang dan ringan di Nagari Ranah Pantai Cermin Kecamatan Sangir Batanghari.
3. Pendataan masih dilakukan

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Solok Selatan masih melakukan pendataan. Posko kesehatan didirikan di Sungai Kunyit. Tenda didirikan untuk logistik dan pengungsi.
"Dampak gempa tidak besar sehingga diperkirakan kerusakan tidak luas," tutur Sutopo.



















