Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cinta atau Sekadar Nafsu? Ini Lho Perbedaannya!

Cinta atau Sekadar Nafsu? Ini Lho Perbedaannya!
unsplash.com/Radu Florin
Share Article

Cinta dan nafsu itu beda mahluk yang berbeda. Namun banyak orang mengira keduanya sama. Nah, kalau kamu penasaran apa itu cinta yang sebenarnya atau hanya nafsu semata, berikut tanda-tanda cinta yang serius.Ā 

  1. 1. Kalian tahu selagi hubungan kalian belum sah, masih ada garis batas yang tidak boleh dilanggar.

    https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20160915/ananda-1-d6bc3442663bc4e4b66d98f1e2390b1a.jpg

    Hubungan yang baik memang membutuhkan keterbukaan, namun bukan berarti keterbukaan tanpa batas. Budaya memberikan ā€œsegalanyaā€ sebagai tanda cinta sepertinya sudah merasuki Indonesia, bahkan pada kaum remaja. Terbukti sering kita dengar kasus berawal dari pacaran akhirnya berujung pada ā€œkecelakaanā€.

    Batas-batas yang dilanggar dapat berdampak panjang, ā€œkecelakaanā€ yang diakibatkan oleh hubungan kelewat batas tidak hanya merugikan keluarga tapi juga negara. Ironis melihat anak hasil hubungan-hubungan itu berujung pada aborsi atau memiliki orang tua yang belum siap mental dan finansial untuk menjadi orang tua. Kadang hal seperti ini turut menyumbang angka kemiskinan negara.

  2. 2. Kalian tahu bahwa cinta tak perlu banyak publikasi. Kasih sayang dalam do'a di sepertiga malam jauh lebih romantis daripada caption dan selfie berdua di sosial media.

    https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20160915/ananda-2-213e07262c8180ecd031635f3ed204ad.jpg

    Memperlihatkan hubungan pada orang-orang di sosial media sepertinya sudah menjadi hal lumrah. Namun, hubungan dengan publikasi dikalangan remaja saat ini terkadang hanya untuk menunjukkan pacarnya yang rupawan, atau untuk memperlihatkan pada orang-orang bahwa ia sudah tak ā€œjombloā€ lagi.

    Sebenarnya ada juga yang mem-publish di sosial media tanpa tujuan-tujuan tertentu. Namun bukankah lebih indah kalau cinta hanya kalian berdua dan keluarga yang tahu dan tidak mengundang fitnah? Cobalah mendoakan ā€œdiaā€ di malam hari. Rasanya akan lebih menyenangkan.

  3. 3. Kalian tahu bahwa cinta tak sekadar tentang materi dan malam mingguan. Cinta yang mengalir ditemani kesederhanaan adalah yang terbaik.

    https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20160915/ananda-3-959d77bda6139fcda07823c16a0326ad.jpg

    Sah-sah saja jalan berdua, membeli coklat valentine, dinner, atau shopping bersama seperti hal yang biasa dilakukan remaja sekarang. Namun jangan sampai hubungan terpatok pada materi. Ironisnya, ada orang yang berpura-pura kaya demi mendapat pacar, ada juga beberapa perempuan yang menetapkan standar materi tinggi untuk pasangannya. Hingga hari ini kita mengenal istilah ā€œPerempuan Matreā€.

    Disadari atau tidak, kesederhanaanlah yang memperkuat rasa. Laki-laki dan perempuan yang baik tidak akan tergiur saat banyak materi dan tidak akan pergi ketika pasangannya berkekurangan.

    Kadang ā€œseniā€ dalam hubungan adalah ketika dua orang merintis segalanya dari awal termasuk dalam hal finansial. Jika hubungan tidak terpaku pada materi, kita tidak akan mendengar berita orang mencuri demi terlihat kaya didepan pasangan.

  4. 4. Kalian tahu bahwa cinta bukan hanya tentang dua pribadi. Tapi juga tentang dua keluarga besar yang berharap banyak.

    https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20160915/ananda-4-25bb569145c06e2458f3b10f44b7e6b4.jpg

    Cinta yang indah pasti melibatkan keluarga, bukan hanya tentang ā€œDunia milik kita berdua sajaā€. Ada pepatah ā€œLelaki yang baik mendatangi ayahnya dulu sebelum putrinyaā€. Kalau bertemu ayah pasangan saja kabur, ā€œnanti mau dibawa kemanaā€? Hehehe.

    Kalau mengingat ada keluarga di belakang yang sangat berharap pada kalian, pasti kalian akan bersungguh-sungguh dalam hubungan dan saling ā€œmenjagaā€. Namun hingga sekarang, masih ada saja kasus hubungan ā€œbackstreetā€.

  5. 5. Kalian tahu cinta yang akan menjadi masa depan butuh biaya. Karena itu kalian bekerja keras dan mendewasakan diri.

    https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20160915/ananda-5-de1325f8368d407576d0fd7f4a47b07d.jpeg

    Di poin ketiga, materi memang bukan yang utama, yang dimaksud biaya disini adalah biaya untuk kehidupan kalian di masa depan, bukan materi yang hanya untuk gengsi. Dengan kata-kata cinta saja tidak cukup untuk menjamin hidup berdua. Hubungan yang akan menjadi masa depan butuh ā€œmodalā€ dan kebutuhan selalu ada.

    Oleh karena itu kalian bekerja keras, saling membantu, dan mendewasakan diri, tidak merengek-rengek untuk hal yang tidak bermanfaat. Fokus dan tidak terjerumus dalam hal yang aneh-aneh.

  6. 6. Kalian tahu cinta penuh perbedaan, namun bukan alasan untuk tidak saling mendukung dan melengkapi.

    https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20160915/ananda-6-1005d7c00de3d23bcfa44e2bb89ee2d5.jpg

    Perbedaan diantara dua orang itu biasa, yang tidak biasa adalah yang bisa mengganti perbedaan-perbedaan itu menjadi sesuatu yang memperkuat rasa. Oleh karena itu ada kalimat ā€œPasangan terbaik adalah yang tidak selalu bersepakat denganmu, yang menantang cara berpikirmu, dan membawamu ke pemahaman yang kebih dalamā€. (Bernard Batubara).

    Nah, jadi yang mana cintamu? Apakah yang akanserius menjadi masa depan atau hanya sekedar mengikuti gengsi semata? Semoga sukses dengan hubungan kalian yang baik.

Share Article
Editorial Team