Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

10 Quotes Raditya Dika tentang Ironi Jatuh Cinta, Bikin Hati Jleb!

10 Quotes Raditya Dika tentang Ironi Jatuh Cinta, Bikin Hati Jleb!
instagram/raditya_dika
Share Article

Jika ada pertanyaan siapa sosok entertainer paling multitalenta saat ini, maka jawabannya adalah Raditya Dika. Ia merupakan seorang penulis, komika, aktor, YouTuber dan sutradara yang karya-karyanya selalui dinanti masyarakat.

Selalu mampu menghadirkan konten yang menghibur, tak sedikit ungkapan-ungkapan suami dari Anissa Aziza ini pun membuat hati netizen jleb. Terutama urusan cinta. Berikut ini 10 quotes tentang ironi cinta oleh Raditya Dika.

  1. 1. Cinta datang dari mata ke hati. Selanjutnya dari hati ke air mata

    unsplash/Jennifer Marquez
    unsplash/Jennifer Marquez

    Jatuh cinta memang menyenangkan. Namun kamu juga harus tahu jika di dalamnya juga akan selalu terselip kecewa, sedih bahkan patah hati. 

  2. 2. Inilah kenapa namanya jatuh cinta: kebanyakan orang terbang terlalu tinggi dan jatuh terlalu keras

    unsplash/Anthony Tran
    unsplash/Anthony Tran

    Cinta memang sebuah ironi. Segala rasa bahagia dan kenangan indah akan hancur begitu saja saat putus cinta. 

  3. 3. Mereka sedang jatuh cinta, biasanya sering berharap. Dan, mereka yang sering beharap, biasanya sering kecewa

    pexels/freestocks.org
    pexels/freestocks.org

    Kalau begitu, bukankah berarti jatuh cinta adalah sumber dari rasa kecewa? 

  4. 4. Cinta yang terlalu lama dipendam biasanya jadi penyesalan

    pexels/
    pexels/

    Akan lebih sakit jika rasa sesal itu hadir karena cintamu lebih dulu ditelikung orang lain. Makanya, jangan lama-lama dipendam. 

  5. 5. Setiap orang pasti akan mengalami patah hati yang mengubah cara pandangnya terhadap cinta seumur hidupnya

    pexels/Clark Cruz
    pexels/Clark Cruz

    Begitulah, cinta memang jadi sumber dari rasa kecewa. Tetapi di sisi lain ia akan mengajarimu sudut pandang lain dari kehidupan. 

  6. 6. Kamu merasa gak sih kalau kita itu kaya dua orang yang udah tahu gak cocok tapi tetep dicocok-cocokin karna takut sendiri lagi

    pexelas/Elina Sazonova
    pexelas/Elina Sazonova

    Cinta yang tragis dan ironis adalah jatuh cinta yang dipaksakan. Kenapa? Mereka saling berpura-pura untuk saling membahagiakan, namun nyatanya saling menyakiti. 

  7. 7. Mencintai tak harus memiliki, kata orang yang tidak pernah dicintai

    pexels/pixabay
    pexels/pixabay

    Memang kamu bakal kuat mencintai orang yang dimiliki orang lain? Jatuh cinta yang indah itu saling satu sama lain, bukan yang bertepuk sebelah tangan. 

  8. 8. Naksir diam-diam itu komedi putar. Seakan berjalan, tapi sebenarnya tidak kemana-mana

    pexels/Mẫnn Quang
    pexels/Mẫnn Quang

    Kamu terjebak cinta dalam diam? Hati-hati lho. Mungkin kamu merasa memilikinya, namun bisa jadi dalam hati dia bukanlah kamu. Maka, nyatakan. 

  9. 9. Pacaran yang menyedihkan adalah pacaran yang masing-masing pihak sebenarnya sudah lama saling bosan

    pexels/Vera Arsic
    pexels/Vera Arsic

    Jika sudah begini, mau dibawa kemana hubungan kalian? Masa harus terus saling berpura-pura. 

  10. 10. Gue jadi berpikir, ternyata untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik, gue gak perlu menjadi manusia super. Gue hanya perlu menjadi manusia setengah salmon: berani pindah

    unsplash/bruce mars
    unsplash/bruce mars

    Setelah patah hati kadang memang sulit untuk bisa move on. Tak apa kamu bersedih dan kecewa, tapi pahamilah jika kamu hanya butuh keberanian untuk kembali membuka hati. Bisa jadi seseorang yang terbaik hadir usai kamu patah hati. Seperti pelangi yang selalu hadir setelah hujan. 

    Jatuh cinta memang membahagiakan, namun di sisi lain juga bisa melukai perasaan. Namun itu bukan alasa untuk kita berhenti mencintai, bukan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team