Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rumah Berkonsep Scandinavian dengan Rooftop Kece, Asik buat Chill!

Rumah Berkonsep Scandinavian dengan Rooftop Kece, Asik buat Chill!
IDN Times/Wildan Zalfi
Share Article

Kenyamanan tentu saja menjadi prioritas utama ketika membeli rumah. Memiliki rumah yang hangat dan bisa menjadi tempat peristirahatan di saat lelah, tentu menjadi dambaan setiap orang. Begitu juga dengan pasangan Yayak dan Vita yang memprioritaskan kenyamanan dalam memilih dan mendekor rumah. Apalagi mereka berdua telah dikaruniai dua orang anak yang masih kecil.

Rumah di kawasan Gubeng Kertajaya, Surabaya, ini memiliki luas tanah 264 m dan luas bangunan 400 m "Awalnya scandinavian dan industrial, tapi kalau scandinavian sepenuhnya juga gak. Jadi lebih ke konsep clean sih dan pokoknya kita bikin rumah itu ya yang bisa homey," ujar Yayak. Rumah yang didominasi warna putih ini, terlihat lapang karena gak terlalu banyak menggunakan sekat. Penasaran seperti apa isi rumah ini? Intip yuk!

  1. 1. Tampak depan, rumah ini terlihat asri dengan beberapa tanaman menjalar dan tembok batu. Pagar kayu warna cokelat gelap mengimbangi warna rumah yang memiliki warna putih

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  2. 2. Unik dan beda dari yang lain, awning windows dipilih untuk bagian teras yang juga merangkap dinding ruang tamu

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  3. 3. Masuk ke area ruang tamu, sofa hijau terlihat menonjol di antara tembok putih. Ruangan ini juga dihiasai beberapa tanaman dan karpet bernuansa monochrome

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  4. 4. Ruang tamu langsung terhubung dengan ruang keluarga. Di area ini penggunaan warna netral lebih dominan. Round side table dengan ukuran dan warna berbeda disusun menjadi perpaduan yang unik

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  5. 5. Di area ini juga terdapat TV lengkap dengan cabinet-nya. Meletakkan tanaman bambu buatan di sisi cabinet bisa jadi inspirasi untuk hiasan di area ruang keluarga

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  6. 6. Adanya void dengan atap yang bisa ditutup dan dibuka bikin taman mungil tampak lebih terang. Alas dari rumput sintetis dan tanaman ketapang kencana memberi kesan segar

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  7. 7. Ruang workshop yang difungsikan untuk memproduksi produk usaha sang pemilik ini masih didominasi warna putih. Penggunaan kursi dan rak berwarna kuning, serta tanaman hijau membuat area ini terkesan fresh dan ceria

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  8. 8. Pemilik juga membuka tempat praktek di rumah. Bisa jadi inspirasi nih buat kamu yang ingin bekerja dari rumah

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  9. 9. Masuk ke area ruang makan, furniture kayu terlihat mendominasi. Lantai dari granit dengan motif kayu juga menjadi pilihan agar lebih mudah perawatannya

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  10. 10. Pemilik mengaku meja makan ini berasal dari bekas cafe lho. Bisa jadi inspirasi nih kalau kamu punya budget sedikit untuk mendekor rumah

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  11. 11. Area dapur mengenakan kitchen set berwarna putih. Tambahan mini bar dengan dua stool dan lampu gantung membuat area ini terasa homey

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  12. 12. Warna olive green sengaja dipilih untuk memberi kesan hangat. Kamar utama juga tampak cerah dengan penggunaan jendela kaca yang terhubung langsung ke taman

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  13. 13. Di sudut lain, terdapat rak mini, floating shelf serta rak tangga yang difungsikan untuk meletakkan sajadah. Berbeda dari biasanya, laundry bag justru diletakkan di kamar

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  14. 14. Solusi buatmu yang punya banyak barang, adopsi wall cupboard dengan full mirror sliding door. Selain ringkas, juga bakal memberi kesan luas

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  15. 15. Sementara kamar anak menggunakan tempat tidur kayu dengan nuansa monochrome. Sematkan string lights biar ala tumblr. Gemas ya!

    Dok. Istimewa
    Dok. Istimewa
  16. 16. Beralih ke lantai atas, tangga di rumah ini menggunakan kayu dengan perpaduan warna cokelat dan putih. Tambahan lampu di setiap anak tangga memberi kesan elegan

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  17. 17. Lantai atas ini difungsikan sebagai studio foto. Sofa rotan berwarna hitam dengan bantalan putih ini biasanya digunakan untuk ruang tunggu. Tambahan pipa-pipa di dinding bisa menjadi ide hiasan yang menarik

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  18. 18. Area ini juga dipasang expander background serta balok-balok kayu yang bisa digunakan untuk properti foto. Bisa jadi inspirasi nih buat kamu yang juga berprofesi sebagai fotografer

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  19. 19. Area musala sengaja dibuat terbuka agar terasa lebih lapang. Tambahan tanaman gantung dengan beberapa partisi emas menjadi hiasan yang unik di area ibadah

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  20. 20. Nah, ini adalah ruang kerja pemilik. Berbeda dengan area lain, ruangan ini mengaplikasikan lantai aci. Dominan warna putih dan hitam mendominasi ruangan ini

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  21. 21. Floating shelf difungsikan untuk meletakkan aroma therapy dan beberapa pigura sebagai hiasan

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  22. 22. Di area ini juga disematkan quote yang terbuat dari cutting sticker agar kerja pun menjadi lebih bersemangat

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  23. 23. Hunian ini juga dilengkapi dengan rooftop bernuansa industrial. Tanaman kaktus, tembok yang dibuat unfinished serta penggunaan tempat duduk berupa kayu memberi kesan estetis

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi
  24. 24. Ada beberapa tips nih dari pemilik

    IDN Times/Wildan Zalfi
    IDN Times/Wildan Zalfi

    "Gak masalah menggunakan furniture lama jika masih bagus. Dalam pembuatan rumah ini, saya lebih mementingkan sirkulasi udara dan penghijauan. Saya juga kerja pengen dekat dengan anak, begitu juga istri. Makanya kita memutuskan untuk membuat ruang kerja di rumah saja," jelas Yayak.

    Nah, gimana nih jadi tertarik bikin ruang kerja di rumah gak? Kalau ingin melihat lebih jelas rumah ini, kamu bisa cek video berikut ini.

Share Article
Editorial Team