Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jangan Dimarahi, Hadapi Anak Mengamuk di Publik dengan Cara Ini!

Jangan Dimarahi, Hadapi Anak Mengamuk di Publik dengan Cara Ini!
Pexels/Mohamed Abdelgaffar
Share Article

Menghadapi anak yang menangis, rewel, dan mengamuk di tempat umum, kerap membuat orangtua pusing kepala. Sudah si kecil rewel, masihĀ mendapat tatapan sinis dari orang-orang pula.

Menjadi pusat perhatian pada saat seperti itu, tentu bukanlah hal yang menyenangkan. Kondisi anak mengamuk ini disebut juga tantrum. Umumnya, tantrumĀ terjadi pada anak di berbagai macam usia.

Anak usia 1-3 tahun paling sering mengalami tantrum karena dalam tahap perkembangan sosial dan emosional. Di bawah ini merupakan beberapa metode hadapi anak mengamuk di publik.

  1. 1. Tetap tenang

    Pixabay/Olichel
    Pixabay/Olichel

    Menjadi perhatian orang karena si kecil yang rewel, pasti membuat orangtua tidak nyaman dan terkadang menjadi panik. Rasa panik ini yang biasanya membuat orangtua ingin mengambil langkah cepat dengan menuruti semua keinginan si buah hati.

    Dengan menuruti keinginan si buah hati, harapannya semua masalah selesai. Padahal, hal seperti ini membuat anak merasa dapat mengontrol orangtua untuk menuruti semua keinginannya dengan mengamuk.

  2. 2. Ajak anak bicara dengan nada lembut

    Pixabay/Bill Kasman
    Pixabay/Bill Kasman

    Semakin anak mengamuk, semakin halus orang tua berbicara. Ketika anak mengamuk, jangan balik memarahinya dengan nada tinggi. Ajak ia berdiskusi mengenai alasannya mengamuk dan apa yang diinginkan.

    Menggunakan tutur kata yang jelas, akan memancing anak untuk mengedepankan kata-kata yang akan ia sampaikan. Lantas, ini akan mengalihkan perhatiannya dari tangisan yang cenderung memengaruhi emosi.

  3. 3. Biarkan anak mengeluarkan emosinya

    Pixabay/mandyme27
    Pixabay/mandyme27

    Ketika anak terus mengamuk saat sudah diajak berbicara, biarkan ia mengeluarkan emosinya. Ketika keadaan tantrum, anak tidak bisa berpikir jernih dan dirinya sudah termakan emosi.

    Yang harus dilakukan orangtua adalah diam dan perhatikan buah hati secara diam-diam. Jangan mengeluarkan reaksi negatif ataupun positif! Pada saat seperti ini, anak hanya mencari perhatian. Pada akhirnya, ia akan berhenti ketika emosinya sudah keluar.

  4. 4. Peluk anak

    Pexels/Josh Willink
    Pexels/Josh Willink

    Sentuhan akan memicu hormon oksitosin yang dapat menenangkan. Ketika anak rewel, beri ia pelukan yang cukup erat. Biarkanlah anak menangis dalam pelukan! Ini akan membantu meredakan emosi serta mengurangi rasa cemas dan frustasi.

  5. 5. Jangan manjakan anak ketika tantrum

    Pixabay/Mabel Amber
    Pixabay/Mabel Amber

    Saat anak tantrum, orangtua jangan cepat menyerah dan memanjakan anak agar mereka berhenti mengamuk! Memanjakan anak hanya akan membentuk karakter negatif.

    Anak akan selalu menuntut dan jika tidak mendapat apa yang diinginkannya, ia akan mengamuk. Di sinilah, peran orangtuaĀ harus tegas dan konsisten untuk membentuk karakter anak menjadi lebih baik.

    Itulah cara mengatasi anak jika mengamuk di tempat umum. Setiap orangtua pasti ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya. Namun, tetap perlu cerdas ya!

Share Article
Editorial Team