Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Wanita Ini Ditolak Duduk di Kereta Meski Membawa Anak, Menurutmu Itu Benar Atau Salah?

Untuk kebanyakan dari kita akan merasa menentukan apa yang salah dan apa yang benar itu hal yang sederhana serta mudah. Merampas permen dari anak bayi? Salah! Memberikan tempat duduk di sebuah kepada seorang lanjut usia di kendaraan yang umum? Benar! Namun, sebenarnya semuanya tergantung situasinya saat itu. Kita gak hidup di dunia yang jelas memiliki sisi hitam dan putih. Ketika dihadapkan pada area abu-abu, semua orang suka untuk ikut berpendapat dari sudut pandang masing-masing agar kesimpulan sesuai pandangan mereka lah yang menang. Menurutmu pada kasus berikut, siapakah yang benar dan yang salah?

1. Seorang wanita muda kelelahan yang menggendong anak kecil meminta tolong seorang wanita lanjut usia untuk memindahkan tasnya dari tempat duduk yang kosong agar ia bisa duduk.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161221/b6-5d7d8365fdd63ffea8b347925a3918f6.jpg

Pergulatan moral berikut menyertakan para penumpang kereta selatan yang sedang berjalan ke bagian selatan Inggris, yaitu pesisir kota Brighton. Seorang Ibu yang menggendong anak mengaku sangat kelelahan dan ingin duduk di kursi kosong samping seorang wanita tua yang telah ditempati oleh tas wanita tua tersebut.

2. Bukannya langsung sekedar memindahkan tas, wanita tua tersebut menyindir si ibu mulai dari apakah si ibu punya tiket kelas pertama, ia harus menghormati orang yang lebih tua dan masih banyak lagi.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161221/b1-35ac742a301fee1401ce7d1c05417710.jpg

Kata-kata wanita tua yang langsung menilai bahwa semua orang yang telah duduk di kursi kelas pertama telah membayar tempat duduk mereka sontak langsung menyakiti ibu yang menggendong anak tersebut.

3. Para penumpang lain melibatkan diri untuk berpendapat agar mendinginkan suasana pertengkaran di dalam kereta tersebut.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161221/b7-04541a8901e40baccc3efd6f918e08a0.jpg

Para penumpang menyampaikan bahwa saat ini tiket kelas pertama kereta sudah gak berlaku karena kereta mengalami delay yang sangat lama dan itu adalah bentuk kompensasi dari mereka untuk menyamaratakan harga kelas pertama. Sehingga menurut para penumpang, ibu yang membawa anak tersebut bisa bebas duduk di kelas pertama.

4. Gak bisa membalas debatan dari penumpang lain, wanita tua tersebut mengatakan bahwa ibu yang membawa anak ini harusnya duduk di kursi prioritas saja.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161221/b2-870b90d4264eb0b96c9c8d67e46c22c2.jpg

Ibu yang menggendong anak ini kemudian menyampaikan bahwa semua kursi prioritas telah penuh dengan orang dengan disabilitas, ibu hamil dan kebanyakan orang lanjut usia. Ibu yang menggendong anak ini merasa kelelahan karena terus berdiri menunggu delay sampai akhirnya ia mendengar informasi bahwa kursi kelas pertama diberlakukan penyamarataan harga.

5. Masih tetap pada egonya, wanita tua ini mengatakan seharusnya ibu ini menyuruh para lanjut usia lainnya, bukan dia, sampai dia harus memangku tasnya.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161221/b3-c92921aa34071d25f717a35b0a92d8d4.JPG

Hal ini justru menambah emosi ibu dengan anak ini yang akhirnya membuatnya mengatakan bahwa hampir semua orang lanjut usia yang akan dimintai tolong itu egois, apalagi menghabiskan tempat untuk barang bawaannya, bukan dipangku. Namun, wanita tua itu terus membahas bahwa dirinya berhak melakukannya karena ia telah membayar kelas pertama dan seharusnya kelas pertama itu sepi.

6. Akhirnya ada seorang pria yang merupakan penumpang lain di kelas pertama, yang menawarkan tempat duduknya pada ibu yang membawa anak ibu itu.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161221/b4-79a03ed095b8d79f41651632c7005a96.jpg

Ibu yang menggendong anak itu langsung bergegas pindah ke tempat duduk yang ditawarkan dan berterimakasih dengan keras kepada pria yang menawarinya. Penumpang lain terdengar bertepuk tangan karena akhirnya pertengkaran panjang itu bisa terselesaikan.

7. Terkait dengan masalah di dunia nyata, jika ada ibu muda kelelahan/sakit yang membawa anak dan wanita lanjut usia yang masih terlihat bugar, siapa yang akan kamu prioritaskan untuk tawarkan tempat dudukmu?

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161221/b5-35fe16c61920988a39c2ee4a3160c8b5.jpg

Ini lah yang disebut dengan masalah di zona abu-abu, gak ada yang mutlak salah dan gak ada yang mutlak benar. Ketika kita menawarkan pada ibu muda yang sakit itu, bisa saja kita kena sanksi moral oleh penumpang sekitar karena dianggap gak peka bahwa semua orang akan merasakan menjadi tua dan itu adalah hak orang lanjut usia tersebut. Namun, ketika kita memilih menawarkan pada wanita lanjut usia tersebut, kamu tetap saja akan kena sanksi moral dari penumpang sekitar karena dianggap gak peka dengan wanita yang dalam keadaan sakit apalagi membawa anak. Diam saja? Itu juga akan dianggap salah.

Keputusan kita akan selalu dinilai secara berbeda oleh orang yang berbeda. Yang terpenting adalah kita melakukan semuanya dengan niat yang baik dan cara yang baik. Kalau kita bisa menjaga kesabaran dan menjaga cara yang baik, kita pun bisa menyampaikan alasan kita memutuskannya kepada orang lain dengan lancar. Karena setiap keputusan seharusnya pasti ada alasan kuatnya, tinggal kamu saja yang cukup sabar untuk menyampaikannya atau gak.

Share
Topics
Editorial Team
Bayu D. Wicaksono
EditorBayu D. Wicaksono
Follow Us

Latest in Hype

See More

7 Cara Mengatasi Mata Kering pada Ibu Hamil, Dipastikan Aman dan Ampuh

09 Jan 2026, 09:43 WIBHype
ss_8d23b9dd754ae8d287c0588641f169abe8acb86a.1920x1080.jpg

dwed

08 Jan 2026, 16:02 WIBHype
Author Quest

Thor: Love and Thunde

08 Jan 2026, 11:10 WIBHype
upload_4666585d6f311503d960579741631b7c_9c93b6b4-a0fd-4cda-85e2-545447fb238c.jpeg

Test movie review

19 Des 2025, 10:26 WIBHype