Siapa yang tak kenal dengan Mark Zuckerberg? Ya, programmer sekaligus pendiri Facebook ini adalah salah satu orang terkaya di dunia. Dengan kekayaannya, pasti kamu sudah memikirkan bagaimana mewahnya rumah pria dengan satu anak ini bukan? Dilansir dari Business Insider berikut isi rumah Mark Zuckerberg. Siap-siap kaget ya!
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
For
You
13 Bukti Mark Zuckerberg Kaya Tapi Hidupnya Tetaplah Sederhana

1. Mari kita mulai dengan halaman depannya, sepintas tak ada bedanya dengan rumah-rumah lainnya.
2. Ini terasnya, kelihatan nyaman sekali bukan untuk duduk-duduk?
3. Masuk ke rumah, kamu akan mendapati ini. Ruang tamu yang cozy dan dilengkapi dengan perapian yang manis.
4. Wow, ada piano! Kira-kira Mark Zuckerberg pintar main piano gak ya?
5. Tempat kerja Mark, tempatnya memikirkan bagaimana Facebook bakal mendominasi dunia.
6. Ini ruang bacanya, enak langsung bersentuhan dengan matahari.
7. Dapur di rumah Mark Zuckerberg, dia bisa masak-masak dan langsung membagikan ke temannya.
8. Ruang makannya, sangat jauh dari kesan mewah bukan?
9. Namun jika kamu melihat kamar mandinya, cantik sekali!
10. Gak cuma satu, ini kamar mandi lainnya di rumah Mark Zuckerberg.
11. Berikut pemandangan rumahnya dari belakang, sangat terlihat seperti rumah biasa.
12. Di halaman belakangnya juga ada kolam renang dan tempat untuk bersantai, terlihat segar sekali ya.
13. Dan ini tempat hangout Mark Zuckerberg di malam hari. Dia bisa piknik di sini sambil bakar-bakar sesuatu.
Beginilah kehidupan keluarga Mark Zuckerberg. Mereka memang lebih suka hidup di lingkungan yang sederhana. Mereka tidak menghabiskan uangnya hanya untuk membangun sebuah toilet berlapis emas, melainkan lebih suka dihabiskan untuk beramal. Pada tahun 2010, Mark bahkan mendaftar untuk The Giving Pledge, sebuah organisasi filantropi yang didirikan oleh miliarder Warren Buffet dan Bill Gates.
Mark Zuckerberg layak dijadikan contoh orang kaya lain di luar sana. Meskipun menjadi miliarder termuda di dunia, Mark telah berhasil mempertahankan rasa kebaikan, keadilan dan rasa kehangatannya. Dia sama sekali tidak diambil alih oleh obsesi dengan uang.
Editorial Team
EditorRully Bunga
Related Article
Ekonomi Persona King Nassar: Dari Nastar Bong ke Tiket Istora, Ludes07 Sep 2026, 08:54 WIB
My FAQ Article - Automation 6mju03 Sep 2026, 15:22 WIB
Deserunt sint eius minim id fugiat itaque quis omnis aspernatur aut i02 Sep 2026, 14:06 WIB
My Movie Review 2 - Automation sexg31 Aug 2026, 10:41 WIB
My Movie Review - Automation wg3c31 Aug 2026, 10:40 WIB
My FAQ Article - Automation 2y0t31 Aug 2026, 10:26 WIB
[Coba] Duis feugiat sapien dui 2026-0712 Aug 2026, 08:00 WIB
My Movie Review 2 - Automation 9h3510 Aug 2026, 15:51 WIB
My Movie Review - Automation glkw10 Aug 2026, 15:50 WIB
My FAQ Article - Automation 43ys10 Aug 2026, 15:44 WIB
My Movie Review 2 - Automation zxby10 Aug 2026, 12:13 WIB
My Movie Review - Automation 82gg10 Aug 2026, 12:12 WIB
My FAQ Article - Automation m6zr10 Aug 2026, 12:06 WIB
My Movie Review 2 - Automation yh2k10 Aug 2026, 10:20 WIB
My Movie Review - Automation xujp10 Aug 2026, 10:19 WIB
My FAQ Article - Automation iheh10 Aug 2026, 10:13 WIB
My Movie Review 2 - Automation mlsl06 Aug 2026, 15:37 WIB
My Movie Review - Automation k3f706 Aug 2026, 15:36 WIB
My FAQ Article - Automation 923106 Aug 2026, 15:29 WIB
My FAQ Article - Automation epxe06 Aug 2026, 14:40 WIB