Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Gejala Sepsis, Sistem Kekebalan Tubuh yang Bekerja Terlalu Keras

7 Gejala Sepsis, Sistem Kekebalan Tubuh yang Bekerja Terlalu Keras
medicinaysaludpublica.com
Share Article

Sudah sewajarnya kalau sistem imun tubuh bekerja untuk melindungi kita dari infeksi. Namun, apa jadinya kalau sistem kekebalan tubuh kita bekerja berlebihan? Hal ini disebut dengan sepsis dan dialami lebih dari 30 juta orang di seluruh dunia serta menyebabkan 6 juta kematian setiap tahunnya, terang World Health Organization (WHO).

Lantas, seperti apa sih gejala sepsis dan bagaimana cara kita mendeteksinya? Geser layarmu ke bawah untuk membaca, ya!

  1. 1. Mengalami demam di atas 38ºC

    medicalnewstoday.com
    medicalnewstoday.com

    Sepsis memiliki tiga tahap, yakni sepsis, sepsis berat dan syok septik. Salah satu gejalanya ialah terjadi demam di atas 38ºC atau justru suhu tubuh turun di bawah 36ºC, jelas laman Healthline. Temperatur tubuh bisa meninggi atau menurun saat seseorang terjangkit oleh sepsis. 

  2. 2. Detak jantung jadi lebih cepat

    medicalnewstoday.com
    medicalnewstoday.com

    Normalnya, detak jantung orang dewasa berkisar antara 60-100 detak jantung per menit (disebut juga dengan beat per minute atau bpm). Sementara itu, gejala sepsis bisa ditandai dari detak jantung yang lebih tinggi dari 90 bpm, ungkap laman Healthline. Coba ukur detak jantungmu dengan cara meletakkan jari di nadi tangan!

  3. 3. Kecepatan bernapas lebih tinggi dari normal

    verywellmind.com
    verywellmind.com

    Selain itu, sepsis juga memengaruhi kecepatan bernapas. Normalnya, orang dewasa bernapas sekitar 12-20 tarikan napas per menit. Laju pernapasan dianggap tidak normal apabila di bawah 12 dan di atas 25 per menit. Sementara, untuk penderita sepsis, mereka akan bernapas di atas 20 tarikan napas per menit, terang laman Healthline.

  4. 4. Penurunan intensitas buang air kecil

    howstuffworks.com
    howstuffworks.com

    Intensitas buang air kecil per hari dipengaruhi oleh seberapa banyak air yang kita minum. Rata-rata orang buang air kecil 6-8 kali per hari dan bisa sampai 10 kali per hari apabila kita meminum air terlalu banyak. Namun, sepsis ternyata bisa menyebabkan penurunan buang air kecil, jelas laman Web MD. 

  5. 5. Ada bercak dan perubahan warna kulit

    theconversation.com
    theconversation.com

    Orang yang mengalami sepsis sering mengalami ruam hemoragik. Ciri-cirinya bisa ditandai dari kemerahan pada kulit atau sekelompok bercak darah kecil yang terlihat seperti tusukan di kulit. Apabila tak diobati, titik-titik gelap ini akan membesar dan terlihat seperti memar lalu berubah lagi jadi besar dan berwarna ungu, ungkap laman The Sun.

  6. 6. Mual dan muntah

    chemistanddruggist.co.uk
    chemistanddruggist.co.uk

    Sepsis membuat sistem kekebalan tubuh bekerja ekstra keras untuk melawan infeksi. Sejumlah bahan kimia dilepaskan ke dalam darah ketika proses ini berlangsung dan memicu peradangan serta kerusakan organ. Bukan hanya itu, sepsis juga menyebabkan seseorang merasa mual dan berujung muntah, tutur laman Web MD.

  7. 7. Tekanan darah menjadi turun

    drtaylorwallace.com
    drtaylorwallace.com

    Terakhir, sepsis bisa menyebabkan tekanan darah seseorang jadi turun. Biasanya, tekanan darah drop pada tahap syok septik dan bisa mengancam jiwa! Ini terjadi karena respons sistemis tubuh, di mana semua pembuluh darah melebar dan menyebabkan tekanan darah turun dan memperlambat aliran darah, ungkap laman Apollo MD.

    Nah, itulah 7 gejala penyakit sepsis yang perlu kamu ketahui. Semoga kita semua dihindarkan dari penyakit ini, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More