Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Penyedap Masakan Berbahan Baku Udang, Selera Kamu yang Mana?

5 Penyedap Masakan Berbahan Baku Udang, Selera Kamu yang Mana?
unsplash.com/Daniel Klein

Guna meningkatkan kelezatan masakan, penyedap makanan pun turut ditambahkan baik yang buatan pabrik maupun penyedap alami yang dibuat sendiri di rumah. Misalnya saja penyedap makanan yang menggunakan udang sebagai bahan bakunya. Bahkan, penyedap masakan berbahan baku udang tersebut juga dikemas dalam bervariasi pilihan, lho.

Nah, inilah beberapa diantaranya. 

1. Petis

id.wikipedia.org
id.wikipedia.org

Petis terdiri atas petis asin (umumnya diolah dari ikan pindang) dan petis manis (biasanya berbahan baku berupa udang). Kendati penggunaannya tak selaris terasi, petis terutama petis manis, kerap ditambahkan sebagai penyedap untuk hidangan seperti tahu petis hingga lontong, tepatnya di kawasan Jawa.

2. Terasi

agrowindo.com
agrowindo.com

Terasi agaknya sudah kadung terkenal sebagai penyedap makanan dengan cita rasanya yang gurih. Menggunakan udang rebon yang difermentasi dan melalui beragam proses, tak heran mengapa aroma tajam khas terasi pun mampu menggugah selera saat dicampurkan ke dalam masakan. 

3. Ebi

id.wikipedia.org
id.wikipedia.org

Ebi dapat langsung ditambahkan ke dalam masakan ataupun digoreng sesaat untuk menekan aroma amis yang sekiranya tercium jelas. Ebi diolah dari udang yang telah direndam dalam air panas, lalu dikeringkan.

Usut punya usut, ukuran udang untuk ebi adalah lebih besar dari udang untuk rebon. 

4. Kaldu udang

aroundannastable.com
aroundannastable.com

Kaldu udang juga kerap dimanfaatkan dalam masakan berkuah lain yang padahal tak menggunakan udang seperti sup tahu ataupun menuangkan sedikit kaldu udang saat menumis. Pasalnya, cita rasa manis lagi gurih dari udang memang dapat lebih memperkaya cita rasa masakan kelak.

5. Rebon

pinterest.com/
pinterest.com/

Rebon diolah dari udang berukuran sangat kecil yakni sepanjang 1-1,5 cm. Setelah dibersihkan, udang tersebut lantas dikeringkan dan dijual dalam keadaan kering sebagaimana aslinya, dalam kemasan yang telah diasinkan ataupun dalam bentuk bubuk. 

Nah, kalau kamu lebih suka yang mana nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Rahmadila Eka Putri
EditorRahmadila Eka Putri
Follow Us

Latest in Food

See More

My Recipe Article - Automation

05 Mar 2026, 14:58 WIBFood
INI ARTIKEL BARU JUDUL

INI ARTIKEL BARU JUDUL

24 Feb 2026, 12:53 WIBFood
Artikel food ku

Artikel food ku

28 Jan 2026, 14:28 WIBFood
artikel gif

artikel gif

14 Jan 2026, 10:28 WIBFood
Food article 2 tanpa code

Food article 2 tanpa code

20 Nov 2025, 15:14 WIBFood
food2

food2

07 Nov 2025, 15:02 WIBFood
food 1

food 1

07 Nov 2025, 15:02 WIBFood
artikel masa depan

artikel masa depan

30 Okt 2025, 10:00 WIBFood