Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Unik Tiwul, Makanan Jadul yang Tak Lekang oleh Waktu

5 Fakta Unik Tiwul, Makanan Jadul yang Tak Lekang oleh Waktu
instagram.com/matamenul
Share Article

Indonesia memiliki berbagai pesona varian makanan yang beragam. Salah satunya adalah makanan asal Gunung Kidul, Yogyakarta yang disebut tiwul. Makanan yang terbuat dari singkong ini cukup populer di masyarakat. Ternyata di balik kepopulerannya, ada fakta-fakta menarik tentang makanan tiwul ini. Apa saja fakta uniknya? Mari simak di bawah ini!

1. Makanan era penjajahan

foreignaffairs.com
foreignaffairs.com

Pada masa penjajahan tahun 1960-an, Tiwul adalah makanan pokok yang populer di masyarakat sebagai pengganti nasi. Pada kala itu, masyarakat tak sanggup membeli beras karena harganya sangat mahal dan sawah sering kekeringan. Maka, hadirlah tiwul sebagai pengganti nasi.

2. Cocok untuk makanan diet

pixabay.com/PublicDomainPictures
pixabay.com/PublicDomainPictures

Tiwul adalah salah satu pilihan makanan yang cocok jika kamu sedang diet. Hal ini dikarenakan tiwul mengandung kalori yang lebih rendah daripada nasi. Selain itu, tiwul juga mengandung kalsium, fosfor, vitamin B1, dan vitamin C yang baik untuk kesehatan. Maka dari itu tiwul baik dan cocok untuk kamu yang lagi diet ketat.

3. Ampuh untuk mengobati diabetes

medicalnewstoday.com
medicalnewstoday.com

Bagi penderita diabetes, nasi adalah salah satu makanan yang harus dihindari. Hal ini dikarenakan kandungan kalorinya yang tinggi sehingga tak baik bagi penderita diabetes. Masalah ini bisa diatasi dengan mengganti nasi dengan tiwul. Tiwul memiliki kandungan kalori yang lebih rendah dari nasi sehingga baik untuk pengobatan penderita diabetes.

4. Tiwul masa kini

unsurtani.com
unsurtani.com

Pada masa kini, memang tiwul tak lagi menjadi makanan pokok bagi masyarakat. Namun, berbagai varian inovasi tiwul mulai bermunculan seperti tiwul instan. Tiwul instan ini memiliki dua varian, yaitu tiwul manis dan tawar. Makanan instan ini bisa ditemui di kota Malang, Blitar, Yogyakarta, dan Lampung.

5. Identik dengan kemiskinan dan "ndeso"

thepsychologist.bps.org.uk
thepsychologist.bps.org.uk

Jika kita menarik sejarah, tiwul adalah makanan pengganti nasi di zaman penjajahan karena harga beras yang mahal atau gagal panen. Ditambah lagi, sebagian besar masyarakat yang memakan nasi tiwul adalah masyarakat pedesaan. Maka dari itu, paradigma nasi tiwul sebagai makanan masa kemiskinan dan ndeso melekat dengan erat hingga masa kini.

Nah itu dia fakta-fakta unik tentang tiwul. Apakah kamu tertarik untuk coba nasi tiwul?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Evan Yulian Philaret
EditorEvan Yulian Philaret

Related Articles

See More

Quia est esse atque omnis adipisicing magna vero qui excepteur facilis

03 Jun 2026, 16:05 WIBFood
artikel baru diganti keypoint

artikel baru diganti keypoint

31 Mar 2026, 09:29 WIBFood
INI ARTIKEL BARU JUDUL

INI ARTIKEL BARU JUDUL

24 Feb 2026, 12:53 WIBFood
Artikel food ku

Artikel food ku

28 Jan 2026, 14:28 WIBFood
artikel gif

artikel gif

14 Jan 2026, 10:28 WIBFood
Food article 2 tanpa code

Food article 2 tanpa code

20 Nov 2025, 15:14 WIBFood