Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Alasan Kenapa Kita Makan Lebih Banyak ketika Sedang Stres Berat

medicalprobeauty.com
medicalprobeauty.com

Ketika sedang stres, kita cenderung pengin cepat-cepat liburan. Tapi, jauh sebelum itu, yang kita inginkan saat itu juga adalah makan makanan yang enak. Benar gak?

Mau marah, sedih, stres, yang dipikirkan cuma makanan pembangkit mood. Dari makanan favorit, dessert yang menggiurkan, minuman yang segar-segar, dan sebagainya. Ternyata, ada beberapa alasan kenapa ketika stres atau sedih, kita penginnya makan melulu. Simak ulasannya berikut ini!

1. Makanan bisa memberi efek nyaman dengan sedikit effort

hellosehat.com
hellosehat.com

Berdasarkan sejumlah penelitian, kebiasaan mengunyah ketika stres bisa disebut sebagai comfort eating. Pasalnya, makanan dianggap dapat memberikan kenyamanan instan.

Sebenarnya keinginan traveling atau pergi ke suatu tempat juga ada, tapi  effort-nya lebih tinggi dan banyak. Sehingga, bisa memicu stres lainnya.

2. Adanya perubahan metabolisme yang gak stabil

rawpixel.com
rawpixel.com

Seperti yang kita tahu, stres bisa mengacaukan hormon dalam tubuh. Akibatnya, metabolisme tubuh jadi terganggu dan tak seimbang. Kalori, lemak, dan gula dalam tubuh pun tak bisa dibakar dengan maksimal. 

Di saat inilah tubuhmu merasa "bingung" sedang merasa haus atau lapar. Sehingga, sinyal yang ditangkap seringkali berupa rangsangan mengonsumsi makanan-makanan berkalori tinggi.

3. Otak mengirim stimulus makanan

medicalprobeauty.com
medicalprobeauty.com

Ketika stres, otak di bagian hipotalamus memberikan stimulus untuk makan. Gak heran kalau yang kita pikirkan saat stres jadinya makan, makan, dan makan.

4. Hormon kortisol sebagai pemicu stres meningkat

Pexels/Victoria Borodinova
Pexels/Victoria Borodinova

Selain stimulus otak untuk makan, hormon kortisol meningkat saat stres. Apalagi kita gak bisa menumpahkan segala stres atau rasa marah kepada orang lain maupun benda lain, jadi yang kena "korban" lagi-lagi ya makanan.

5. Awas, bisa jadi gangguan psikologis kalau sudah kecanduan!

stocksnap.com
stocksnap.com

Nah, kalau stimulus otak kamu untuk mengonsumsi makanan-makanan tinggi kalori semakin sering, cobalah tak selalu menurutinya. Sebab, hal ini bisa membuatmu kecanduan. Stres dikit, makan banyak. Stres banyak, makan lebih banyak lagi, hingga bisa menyebabkan gangguan psikologis. Bisa bulimia, bisa pula anoreksia. Duh!

Setelah tahu alasan-alasan di atas, sekarang kita bisa lebih waspada untuk mengenali gejala stres ya, sehingga bisa menanganinya dengan tepat. Kamu juga merasakan hal yang sama kah? Ceritakan di kolom komentar ya!

Share
Topics
Editorial Team
Anggra R.
EditorAnggra R.
Follow Us

Latest in Food

See More

Ini artikel resep cek urutan table

15 Des 2025, 14:00 WIBFood
Food article 2 tanpa code

Food article 2 tanpa code

20 Nov 2025, 15:14 WIBFood
a

food2

07 Nov 2025, 15:02 WIBFood
Sollicitudin

food 1

07 Nov 2025, 15:02 WIBFood
JvZqgQ9nnn.png

artikel masa depan

30 Okt 2025, 10:00 WIBFood
wqd

cferfref

01 Okt 2025, 13:53 WIBFood
Gyr0ZEVbwAA-yTf.jpg

Artikel 61

16 Sep 2025, 11:32 WIBFood
IMG_3253.heic

Artikel 60

16 Sep 2025, 11:32 WIBFood
IDN

Artikel 59

16 Sep 2025, 11:32 WIBFood
road-3133502_960_720.jpg

Artikel 58

16 Sep 2025, 11:31 WIBFood
road-3133502_960_720.jpg

Artikel 57

16 Sep 2025, 11:30 WIBFood
Gyr0ZEVbwAA-yTf.jpg

Artikel 56

16 Sep 2025, 11:30 WIBFood