Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    [PUISI] Tinggal Kenangan
    Pixabay.com / Qiuyang

    Angin berhembus ke arahku
    Mengirimkan kesejukan yang lama telah hilang
    Penderitaan yang perlahan datang mendekat sejak kehadiranmu
    Entah angin apa yang membawamu datang, membiarkanku mengenalmu

    Aku tak pernah menantikannya
    Apalagi merencanakannya

    Kamu hadir tanpa kuundang
    Tiba-tiba saja kamu hadir di antara cinta yang sedang kujalani
    Menawarkan nuansa baru dalam perjalananku

    Kamu memperkenalkanku pada kebahagiaan
    Menghadirkan kenyamanan
    Aku bebas mengepakkan sayapku ke mana saja
    Aku menjadi diriku sendiri saat bersamamu
    Hingga hatiku melabuhkan pilihannya padamu

    Aku tak pernah menyesali kebersamaan kita
    Aku telah mengecap kebahagiaan itu
    Walaupun pada akhirnya semua itu berakhir

    Kini semua itu sudah berhenti menjadi memori yang tersimpan di hati
    Cerita indah itu tinggal kenangan

    Bandung, 30 November 2018
    © Chesamstory 

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

    Editorial Team

    Related Article