Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google

    Jangan tega untuk bungkam
    Karena sulit menerka sebuah diam
    Tak bermaksud hindari kecam
    Semakin lama kita semakin awam

    Ketidakpastian makin mencengkeram
    Berziarah pada memori tenteram
    Teriakku lirih pada sang malam
    Mematung diam dalam kelam

    Kini segalanya menjadi cekam
    Tiada sedikitpun darimu gumam
    Mungkin setumpuk keluh terpendam
    Segunung kesah pada dendam

    Untukmu, debar ini selalu berdentam
    Walau sering kau jatuhkan hingga berdebam
    Kelak kuyakin terlahir secercah paham
    Karena aku padamu hingga akhir pejam

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

    Editorial Team

    Related Article