Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kisah Prajogo Pangestu, Orang Terkaya ke-3 di Indonesia Versi Forbes

Prajogo Pangestu/Dok.barito-pacific.com
Prajogo Pangestu/Dok.barito-pacific.com

Jakarta, IDN Times - Taipan Prajogo Pangestu dinobatkan sebagai orang terkaya ke-3 di Indonesia versi Majalah Forbes 2019. Data yang diperoleh Majalah Forbes menyebut Prajogo memiliki harta US$7,6 miliar atau setara Rp106,4 triliun. Kekayaannya ini membuat posisinya di daftar orang terkaya, naik tujuh peringkat. 

Tahun lalu, Prajogo masih berada di posisi 10 dengan total harta US$ 3 miliar (Rp42 triliun dengan kurs Rp14.000 per dolar). Namun, dalam kurun waktu setahun kekayaannya melonjak drastis US$4,6 miliar menjadi US$ 7,6 miliar atau setara Rp106,4 triliun.

Siapa sangka, sosok Prajogo ternyata pernah menjalani kerasnya kehidupan sebagai sopir angkot. Kini, ia sukses menjadi seorang taipan kayu yang mengelola Barito Pacific. 

Namun, kemiskinan tak membuatnya patah semangat. Dilansir dari berbagai sumber, berikut perjalanan hidup Prajogo hingga menjadi taipan. 

1. Prajogo pernah merantau ke Jakarta dan gagal dapat pekerjaan

Instagram/monumen.nasional
Instagram/monumen.nasional

Prajogo Pangestu lahir dengan nama Phang Djoem Phen di Sambas, Kalimantan Barat pada 1944. Prajogo adalah anak dari penyadap karet.

Demi memperbaiki taraf hidup, Prajogo merantau ke Jakarta pada 1960-an. Gagal dapat pekerjaan, ia lantas pulang kampung dan menjadi sopir angkot.

Saat menjalani hari-harinya sebagai sopir, ia bertemu pengusaha kayu Malaysia, yaitu Bong Sun On (Burhan Uray). Pada 1969, ia pun bergabung dengan Burhan Uray di PT Djajanti Group. Tujuh tahun kemudian ia diberikan jabatan General Manager Pabrik Plywood Nusantara di Gresik, Jawa Timur.

2. Prajogo merintis bisnis CV Pacific Lumber Coy hingga melantai di bursa

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Setahun menjabat General Manager, Prajogo memutuskan keluar dan merintis bisnis sendiri. Ia membeli CV Pacific Lumber Coy yang saat itu kesulitan keuangan. Dalam perjalanan bisnisnya, Prajogo mengganti nama Pacific Lumber menjadi PT Barito Pacific.

Pada 1993, PT Barito Pacific Timber akhirnya melantai di bursa dan berganti nama menjadi Barito Pacific setelah mengurangi bisnis kayu pada tahun 2007. Prajogo kian melebarkan bisnisnya hingga bekerja sama dengan anak-anak Presiden Soeharto. Ia kemudian menduduki peringkat ke-40 orang terkaya di Indonesia.

3. PT Barito Pacific mengakuisisi 70 persen perusahaan Chandra Asi

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Pada 2007, PT Barito Pacific mengakuisisi 70 persen perusahaan petrokimia, Chandra Asri, yang juga berdagang di Bursa Efek Indonesia. Pada 2011, Chandra Asri bergabung dengan Tri Polyta Indonesia dan menjadi produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Share
Topics
Editorial Team
Indiana Malia
EditorIndiana Malia
Follow Us

Latest in Business

See More

[QUIZ] Jawab Pertanyaan Ini, Kami Tahu Inspirasi Taman Depan Rumahmu!

09 Jan 2026, 09:36 WIBBusiness
SLL-Surely-Tomorrow_PR-Still_Release-Date-Sept-09-2025-NO-RELEASE-BEFORE-JTBC-1366x2048.jpg

The Shawshank Redemption

07 Jan 2026, 11:41 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

Artikel reviewed coba

22 Des 2025, 12:01 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

artikel coba

18 Des 2025, 00:00 WIBBusiness
ss_8d23b9dd754ae8d287c0588641f169abe8acb86a.1920x1080.jpg

Ciba artikel table

15 Des 2025, 13:53 WIBBusiness
rthtrh

coba test lagi lagi

09 Des 2025, 14:57 WIBBusiness
ss_df1de01f93f61bd30d64e6206b606d0a15cb485f.1920x1080.jpg

test artikel lagi

09 Des 2025, 14:54 WIBBusiness
02.jpg

test artikel

09 Des 2025, 14:51 WIBBusiness
GVq5Zpna8AAQq-M.jpg

artikel community 2

01 Des 2025, 15:17 WIBBusiness
E_8IbBkVIAk8LeP.jpg

artikel community 3

28 Nov 2025, 15:16 WIBBusiness
ss_edfd360b92d6f9b983b759fd837e664b86cd9563.1920x1080.jpg

Cek carousel

24 Nov 2025, 10:02 WIBBusiness