Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Cara Menyimpan Kolak Sisa, Pisahkan Kuah Santan dan Isinya
Topup GGWP

Kolak merupakan hidangan manis berkuah santan yang sangat identik dengan momen bulan puasa atau acara kumpul keluarga. Sering kali, porsi yang dimasak atau disajikan terlalu banyak sehingga menyisakan kolak di dalam panci.

Jika dibiarkan begitu saja di suhu ruang terlalu lama, kuah santannya sangat rentan menjadi basi, berlendir, dan rasanya berubah asam. Memahami cara penyimpanan yang benar sangat penting agar sisa hidangan manis ini tetap lezat, teksturnya terjaga, dan aman dinikmati kembali.

Nah, berikut Popmama.com telah merangkum lima cara menyimpan kolak sisa.

Yuk, kita simak!

1. Biarkan kolak dingin di suhu ruang

Topup GGWP

Jangan langsung memasukkan kolak yang masih panas ke dalam kulkas, karena uap panasnya akan memicu embun berlebih di dalam wadah. Embun ini nantinya bisa menetes kembali ke dalam makanan dan merusak kualitas serta rasa asli dari kuah santan.

Diamkan panci berisi kolak sisa di suhu ruang terlebih dahulu hingga benar-benar dingin secara menyeluruh. Proses pendinginan ini sangat penting untuk mencegah perubahan suhu drastis yang justru mempercepat pertumbuhan bakteri penyebab makanan basi.

2. Pisahkan kuah santan dan isiannya

Topup GGWP

Bahan isian kolak seperti pisang, ubi, atau kolang-kaling cenderung terus menyerap cairan jika dibiarkan terendam terlalu lama. Hal ini akan membuat tekstur isian tersebut menjadi sangat lembek, hancur, dan kuahnya pun menyusut drastis.

Menggunakan saringan bersih, pisahkan isi kolak dari kuah santannya sebelum dipindahkan ke dalam tempat penyimpanan. Cara ini terbukti sangat efektif untuk menjaga kepadatan dan tekstur asli bahan-bahan tersebut saat dihangatkan kembali keesokan harinya.

3. Gunakan wadah kedap udara yang bersih

Topup GGWP

Wadah penyimpanan memegang peranan krusial dalam menjaga keawetan makanan basah yang mengandung santan pekat. Pastikan untuk memindahkan kolak sisa ke dalam wadah plastik atau mangkuk kaca yang dilengkapi dengan tutup kedap udara (airtight).

Wadah yang tertutup rapat akan melindungi kolak dari kontaminasi silang aroma makanan lain yang menyengat di dalam kulkas. Selain itu, pastikan wadah tersebut dalam kondisi benar-benar kering dan higienis sebelum digunakan sebagai tempat penyimpanan.

Topics

Editorial Team

Editorandzar