Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Survei Alvara: Millennial Pilih Go-Jek Ketimbang Grab

Survei Alvara: Millennial Pilih Go-Jek Ketimbang Grab
IDN Times/Indiana Malia
Share Article

Jakarta, IDN Times - Survei Alvara Research Center menyatakan para millennial cenderung memilih layanan Go-Jek ketimbang Grab. Mereka meminati layanan digital atauĀ e-commerceĀ buatan negeri sendiri.Ā 

Go-Jek, perusahaanĀ teknologiĀ asal Indonesia, menguasai tiga dari limaĀ kategoriĀ mobileĀ e-commerceĀ yang paling diminati para milenialĀ yaitu transportasi, pesan antar makanan dan pembayaran.Ā Sementara, Traveloka memimpin di kategori pemesanan hotel dan tiket.

"Sayangnya, untuk kategori aplikasi belanja (shopping application)Ā masih dikuasai oleh pemain asing," ungkap CEO dan Founder Alvara Research Hassanudin Ali.

  1. 1. 70,4 persen responden memilih Go-Jek

    IDN Times/Istimewa
    IDN Times/Istimewa

    Hassanudin menjelaskan, Go-Jek lebih banyak digunakan oleh 70,4 persen responden dibanding Grab 45,7 persen. Dalam riset tersebut, responden dapat memilih lebih dari satu aplikasi. Menurut dia, minat konsumen terhadapĀ Go-Jek berkaitan dengan kualitas layanan yakni mudah digunakan (13,9 persen), lebih cepat (11,2 persen), dan aplikasi termurah (8,8 persen).

    "Kalau Grab diasosiasikan dengan harga murah dan promo yang tercermin oleh persepsi aplikasi termurah (13,3 persen), promosi banyak (12,1 persen), dan mudah digunakan (11,7 persen)," ungkapnya.

  2. 2. Go-Jek dinilai lebih bisa diandalkan

    IDN Times/Istimewa
    IDN Times/Istimewa

    Mayoritas responden yang menggunakan kedua aplikasi (dual user) menilai Go-Jek lebih bisa diandalkan dan lebih lengkap. Dari seluruh responden,Ā konsumen lebih banyak merekomendasikan Go-Jek daripada kompetitornya, Grab.

    "SkorĀ net promoterĀ (NPS)Ā sebesar 18,9," jelasnya.

  3. 3. Ekonomi digital paling besar dikonsumsi millennial

    IDN Times/Indiana Malia
    IDN Times/Indiana Malia

    Hassanudin menjelaskan, perkembangan ekonomi digital di Indonesia didorong paling besar oleh konsumsi para millennial. Sesuai riset bersama IDN Research Institute danĀ AlvaraĀ di awalĀ tahun 2019, kelompok millennial Indonesia merupakanĀ digital natives. Sebab, 98,2 persen telah memakaiĀ smartphoneĀ untuk mengakses internet.

    "Mereka memiliki intensitas penggunaanĀ smartphone yang tinggi hingga 6 jam per hari untuk menjalankan aktivitasĀ chatting/messaging, jejaring sosial, hingga pembelian layanan jasa dan barang secaraĀ online," kata Hassanudin.

  4. 4. Penelitian Alvara melibatkan 1.204 responden

    IDN Times/Indiana Malia
    IDN Times/Indiana Malia

    Penelitian dilakukan Alvara melalui survei tatap muka dengan metodeĀ cluster random samplingĀ terhadap 1.204Ā responden di Jabodetabek, Bali, Padang, Yogyakarta, dan Manado. Penelitian dilakukanĀ dariĀ minggu pertama April sampai dengan minggu kedua Juni 2019,Ā meliputiĀ tahapĀ pengambilan data lapangan (survei tatap muka), analisa data dan penulisan laporan.Ā NilaiĀ margin of errorĀ penelitian berada di kisaran 2,89 persen.

    PenelitianĀ tersebutĀ bertujuan mengetahui kebiasaan dan perilaku konsumen milenial dalam menggunakan mobile e-commerce application,Ā baik buatan Indonesia maupun asing.Ā Parameter yang diukur adalahĀ brand awareness, perilaku dan kebiasaan konsumen, serta tingkat kepuasanĀ pelanggan.

Share Article
Editorial Team