Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Subsidi Elpiji 3 Kg Kerap Salah Sasaran, Pemerintah Siapkan Skema Baru

Subsidi Elpiji 3 Kg Kerap Salah Sasaran, Pemerintah Siapkan Skema Baru
IDN Times/Abdurrahman

Jakarta, IDN Times - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal menyiapkan skema penyaluran gas elpiji 3 kg yang tepat sasaran. Pasalnya, selama ini pemberian subsidi elpiji 3 kg untuk masyarakat miskin tidak tepat sasaran. Masih banyak masyarakat mampu yang menikmati subsidi tersebut. 

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Hazara saat ditemui di Komplek DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/7).

1. Lewat program bantuan sosial

IDN Times
IDN Times

Suahasil menegaskan, upaya pemberian subsidi elpiji lewat data sudah dilakukan lewat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kedua program sosial itu dinilai sudah tepat sasaran lantaran didukung dengan data yang akurat.

"Kalau bisa pastikan yang menerima kelompok masyarakat miskin dan rentan artinya kelompok masyarakat diidentifikasi dengan  nama dan alamat dan ini sudah dilakukan untuk beberapa program bansos," ujarnya.

2. Mekanisme detail subsidi masih dibahas

Ilustrasi SPBE. ANTARA FOTO/Adwit B Pramono
Ilustrasi SPBE. ANTARA FOTO/Adwit B Pramono

Saat ini, mekanisme penyaluran subsidi masih dibahas. Hal ini dilakukan agar ke depannya subsidi ini tidak lagi dinikmati oleh masyarakat mampu.

"Pokoknya semangatnya membuat supaya penyaluran subsidi LPG 3 kg by name by adress," tegasnya.

3. Kemenkeu mengakui kurang terkontrol

Elpiji 3 kg ( ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)
Elpiji 3 kg ( ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

Suahasil mengakui jika penyaluran subsidi saat ini kurang terkontrol. Pasalnya, siapapun bisa membeli elpiji 3 kg tanpa ada batasan.

"Karena kan selama ini mekanisme menyalurkannya dijual. Jadi siapapun bisa membeli. Nah ini yang ingin dibuat supaya lebih jelas siapa penerima subsidinya," kata dia. 

Share
Topics
Editorial Team
Hana Adi Perdana
EditorHana Adi Perdana
Follow Us

Latest in Business

See More

Artikel baru idul fitri 2026

31 Mar 2026, 08:41 WIBBusiness
artikel baru ramadan 2026

artikel baru ramadan 2026

19 Feb 2026, 09:42 WIBBusiness
Artikel lalal

Artikel lalal

12 Feb 2026, 15:46 WIBBusiness