Tak Gentar, Iran Siap Hadapi Invasi Darat AS

Jakarta, IDN Times - Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani menekankan, negaranya siap menghadapi kemungkinan invasi darat dari Amerika Serikat. Ia berjanji akan menangkap dan membunuh pasukan AS jika mereka memasuki negara tersebut.
Pernyataan ini muncul ketika para pejabat AS, termasuk Presiden Donald Trump, menolak untuk mengesampingkan kemungkinan mengerahkan pasukan ke dalam Iran.
Larijani memperingatkan, tindakan tersebut akan memiliki konsekuensi yang mengerikan.
“Beberapa pejabat Amerika telah menyatakan bahwa mereka bermaksud memasuki wilayah Iran melalui darat dengan beberapa ribu pasukan,” kata Larijani dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Al Jazeera, Jumat (6/3/2026).
Ia kemudian menambahkan sindiran tajam kepada mantan pemimpin tertinggi Iran, Ruhollah Khomeini dan Ali Khamenei, yang terakhir tewas pada hari Sabtu dalam serangan gabungan AS-Israel.
1. Larijani: Iran menunggu

“Putra-putra pemberani Imam Khomeini dan Imam Khamenei sedang menunggu Anda, siap untuk mempermalukan para pejabat Amerika yang korup itu dengan membunuh dan menangkap ribuan orang,” katanya.
Larijani, yang merupakan penasihat dekat pemimpin tertinggi yang terbunuh, diyakini sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di Iran.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menggemakan pernyataan Larijani tersebut. Ia mengatakan, Iran tidak takut akan kemungkinan invasi AS.
“Tidak, kami menunggu mereka,” kata Araghchi. Ia menambahkan, serangan darat akan menjadi bencana besar bagi pasukan AS.














