Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kembangkan Kawasan Subang, Wika Gandeng Rajawali Nusantara

Kembangkan Kawasan Subang, Wika Gandeng Rajawali Nusantara
IDN Times / Istimewa
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT Wijaya Karya Tbk menjalin kerja sama investasi dengan PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia untuk pengembangan kawasan di Subang.

Sinergi antara ketiga perusahaan milik negara tersebut, tertuang dalam nota kesepahaman bersama yang ditandatangani oleh ketiga Direktur Utama perusahaan tersebut, yakni Tumiyana Direktur Utama Wika, Wahyu Direktur Utama PTPN VIII dan Didik Prasetyo Direktur Utama RNI.

  1. 1. Pengembangan kawasan di Industri Subang di atas lahan 11 ribu hektare

    IDN Times/ Istimewa
    IDN Times/ Istimewa

    Tumiyana mengatakan ketiganya akan menjajaki peluang investasi pengembangan kawasan industri diatas lahan seluas lebih dari 11 ribu hektare.

    "Fokus pembangunan akan diarahkan pada bangunan industri, perumahan, komersial, fasilitas publik beserta infrastruktur baik jalan, air dan gas serta yang lainnya," katanya dalam keterangan tertulisnya, yang diterima oleh IDN Times, Rabu (3/7).

  2. 2. Prospek baik karena akan menjadi kawasan ekonomi khusus

    IDN Times / Istimewa
    IDN Times / Istimewa

    Selanjutnya, ia meyakini kerja sama ini akan memiliki prospek yang sangat baik ke depan, sebab pemerintah telah menetapkan Subang, Majalengka dan Cirebon, sebagai segitiga rebana dan diproyeksikan akan menjadi salah satu kawasan Ekonomi khusus terbesar di Indonesia.

    “Subang punya potensi yang sangat besar sebagai kawasan industri karena mendapatkan akses langsung melalui Tol Cipali ke Pelabuhan Patimban dan Bandara Kertajati. Dengan demikian, kami mengharapkan kerjasama ini akan memberikan keuntungan yang signifikan kepada WIKA, PTPN VIII dan RNI,” ungkapnya. 

  3. 3. Ini faktor lain yang membuat kerja sama ini untung

    IDN Times / Istimewa
    IDN Times / Istimewa

    Ia menambahkan, ke depan pertumbuhan Subang juga akan ditopang dengan kereta cepat Jakarta - Bandung, hal ini diyakini akan menghidupkan kawasan yang akan dilalui.

    Keuntungan lain yang akan didapatkan oleh Perseroan adalah, dari segi portofolio pengembangan kawasan masuk dalam rencana strategis investasi.

  4. 4. Wika siapkan Rp18,19 triliun

    IDN Times / Istimewa
    IDN Times / Istimewa

    Sebagai informasi saja, tahun ini Wika menganggarkan Capital Expenditure atau Capex sebesar Rp18,19 triliun.

    Belanja modal tersebut 35,1 persen akan digunakan untuk pengembangan usaha di sektor building and property, sementara 21,7 persen akan digunakan untuk pengembangan infrastruktur.

    "Kedua sektor tersebut dipandang memiliki peran penting dalam upaya pengembangan kawasan," tuturnya,

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More