Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ini Cara Kemenperin Genjot Ekspor Furnitur Hingga US$5 Miliar

IDN Times/Daruwaskita
IDN Times/Daruwaskita

Bantul, IDN Times - Kementerian Perindustrian menghadirkan program restrukturisasi untuk menggenjot ekspor industri furnitur mencapai US$5 miliar pada 2024.

"Produktivitas di industri furnitur memegang peranan penting. Selain faktor sumber daya manusia, ketersediaan peralatan produksi seperti mesin yang memadai adalah sesuatu yang harus dipenuhi," kata Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKM) Kemenperin Gati Wibawaningsih usai membuka Jogja International Furniture and Craft Fair (JIFFINA) di Jogja Expo Center (JEC), Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (13/3).

1. Pemerintah memberi bantuan pembelian mesin

IDN Times/Daruwaskita
IDN Times/Daruwaskita

Gati mengatakan, dalam program restrukturisasi ini pemerintah memberikan bantuan pembelian mesin kepada pelaku industri furnitur dan kerajinan.

"Pembelian mesin buatan dalam negeri, pemerintah menanggung 30 persen dari harga. Sedangkan untuk mesin produksi luar negeri beban biaya yang ditanggung hanya 25 persen," katanya.

Sehingga dengan program ini potongan harga pembelian mesin yang bisa diperoleh pengusaha minimum Rp5 juta dan maksimumnya Rp300 juta. Jadi pelaku UMKM bisa membeli mesin dengan harga tertinggi Rp1,5 miliar.

Gati juga memastikan pemerintah siap memberikan bantuan dan memfasilitasi pengusaha agat target ekspor pada lima tahun mendatang tercapai.

2. Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) masih jadi kendala

IDN Times/Daruwaskita
IDN Times/Daruwaskita

Dari banyak keluhan yang masuk, selain mesin. Menurut Gati, kendala yang dihadapi pengusaha furnitur adalah soal Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) yang belum berjalan optimal.

SVLK ini menjadi kendala karena masih banyak pelaku UMKM kesulitan memenuhi pembayaran untuk mendapatkannya.

"Kami tengah mengevaluasi agar pengusaha bisa lebih mudah dan murah mendapatkan SVLK itu guna memperlancar ekspansi ekspornya. Segera kita sampaikan hasilnya," ucapnya.

3. Genjot SDM, pemerintah dirikan Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu

IDN Times/Daruwaskita
IDN Times/Daruwaskita

Peningkatan ekspor ini menurut dia menjadi perhatian dari pemerintah. Harapannya, industri furnitur dan kerajinan dapat meningkatkan kontribusinya pada produk domestik bruto (PDB).

Terlebih lagi saat ini pemerintah telah mendirikan Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu di Kendal, Jawa Tengah untuk memenuhi kebutuhan SDM ke depan.

"Ini akan menjadi jawaban akan kebutuhan SDM yang berkualitas dalam industri furnitur yang selama ini sulit didapat," katanya.

Share
Topics
Editorial Team
Daruwaskita
EditorDaruwaskita
Follow Us

Latest in Business

See More

Artikel reviewed coba

22 Des 2025, 12:01 WIBBusiness
ss_8d23b9dd754ae8d287c0588641f169abe8acb86a.1920x1080.jpg

Ciba artikel table

15 Des 2025, 13:53 WIBBusiness
rthtrh

coba test lagi lagi

09 Des 2025, 14:57 WIBBusiness
ss_df1de01f93f61bd30d64e6206b606d0a15cb485f.1920x1080.jpg

test artikel lagi

09 Des 2025, 14:54 WIBBusiness
02.jpg

test artikel

09 Des 2025, 14:51 WIBBusiness
GVq5Zpna8AAQq-M.jpg

artikel community 2

01 Des 2025, 15:17 WIBBusiness
E_8IbBkVIAk8LeP.jpg

artikel community 3

28 Nov 2025, 15:16 WIBBusiness
ss_edfd360b92d6f9b983b759fd837e664b86cd9563.1920x1080.jpg

Cek carousel

24 Nov 2025, 10:02 WIBBusiness
ss_0b9594934db8a1457c915e200f9d0d9b447a3df4.1920x1080.jpg

Artikel test data

21 Nov 2025, 13:41 WIBBusiness
Nulla facilisi

dwedwe

19 Nov 2025, 14:39 WIBBusiness