Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Heboh Impor Cangkul, Kemendag Klaim Tak Pernah Beri Izin
(Ilustrasi cangkul) ANTARA FOTO/Anies Efzudin

Jakarta, IDN Times - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan pihaknya tidak pernah menerbitkan surat izin untuk mengimpor produk pacul atau cangkul yang sudah jadi. Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana.

"Jadi kita tidak pernah memberikan izin impor untuk cangkul jadi. Nah kalau ada impor cangkul jadi itu berarti melanggar ketentuan," kata dia di kantornya, Jumat (8/11).

1. Ada importir nakal yang mengimpor cangkul jadi

IDN Times / Auriga Agustina

Dengan adanya impor cangkul yang masuk ke Indonesia, menurutnya, ada importir nakal yang melakukan pelanggaran dengan mengimpor pacul jadi. Padahal Kemendag tak pernah menerbitkan Surat Perizinan Impor (SPI) cangkul jadi.

"Terkait dengan impor cangkul, sebenarnya kita ada Permendag 30 tahun 2018 tentang impor perkakas tangan. Nah, impor perkakas tangan tidak boleh dilakukan kecuali dalam bentuk setengah jadi. Artinya masih dalam bentuk plat, bahan baku," ujarnya.

2. Kemendag temukan pacul ilegal di dua daerah

IDN Times / Auriga Agustina

Bahkan, Kemendag telah mendeteksi impor pacul yang terjadi di dua kota, yaitu Surabaya dan Tangerang. Produk impor tersebut diduga dari Tiongkok. Nantinya, jika terbukti tidak ada izin serta kelengkapan dokumen, importir nakal akan dicabut perizinannya.

"Dan teman-teman dari Direktorat Jenderal PTKN, dua minggu yang lalau sudah turun ke lapangan dan menemukan ada beberapa cangkul yang diimpor secara jadi, dan sudah dilakukan pengaman terhadap barang-barang yang dilakukan di lapangan," ucap Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PTKN) Veri Anggrijono, saat ditemui di tempat yang sama.

3. Jokowi kritik masih ada impor cangkul

IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Sebelumnya Presiden Joko "Jokowi" Widodo mengkritik pengadaan pacul atau cangkul oleh kementerian/lembaga yang didapatkan melalui impor.

"Apakah negara kita yang sebesar ini industrinya untuk pacul atau cangkul harus impor? Tolong didesain, ini baru satu barang. Barang lain masih ribuan," katanya di JCC Senayan, Jakarta, Rabu 6 November 2019.

Curated For You

Editorial Team

Related Article

artikelPublish-axig30 Sep 2026, 16:00 WIB
artikelPublish-7mpo29 Sep 2026, 13:58 WIB
artikelPublish-gbbg24 Sep 2026, 17:11 WIB
artikelPublish-q99l22 Sep 2026, 12:04 WIB
artikelPublish-89v421 Sep 2026, 15:24 WIB
artikelPublish-ohmn21 Sep 2026, 14:16 WIB
artikelPublish-on0l21 Sep 2026, 14:14 WIB
artikelPublish-8g2f18 Sep 2026, 14:33 WIB
artikelPublish-4iaw17 Sep 2026, 12:34 WIB
artikelPublish-pind17 Sep 2026, 12:31 WIB
Breaking 117 Sep 2026, 11:19 WIB
artikelPublish-mejz16 Sep 2026, 16:26 WIB
artikelPublish-19d816 Sep 2026, 11:18 WIB
artikelPublish-ut8915 Sep 2026, 16:00 WIB
artikelOnHold-rlla15 Sep 2026, 15:27 WIB
artikelPublish-pvpd14 Sep 2026, 14:37 WIB