Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Geram Dituduh Curang, JK Minta Trump Instrospeksi

Tudingan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan bahwa Indonesia telah berlaku curang dalam melaksanakan perdagangan dengan AS membuat Wakil Presiden RI Jusuf Kalla angkat suara. Geram, JK pun meminta kepada Amerika Serikat untuk introspeksi diri.

Seperti diketahui, Trump menuduh 15 negara mitra dagang, termasuk Indonesia melakukan kecurangan dalam transaksi. Kesemua negara tersebut dianggap bertanggung jawab atas defisit perdagangan AS sebesar US$ 50 miliar.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170405/antarafoto-rapat-asian-games-2018-150317-sgd-3-d86f906121771516d2211e1f192de6ba.jpg

Dikutip Viva.co.id, (5/4), kegeraman JK juga menjawab pertanyaan mengapa untuk komoditas tertentu, Indonesia tidak menggandeng Amerika. Selain itu, JK juga menyindir harga komoditas asal Amerika yang terlalu mahal. Akibatnya, Indonesia tidak mengimpor barang dari Indonesia. JK meyakini bahwa pemerintah Indonesia sangat selektif dalam memilih impor komoditi dari negara tertentu.

Tidak semua barang dari AS sanggup dibeli oleh Indonesia.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170405/antarafoto-trump-merkel-washington-180317-f9195e542f85f56a07bfc7f2d48b61d3.jpg

JK juga mengatakan bahwa Indonesia selama ini banyak mengekspor produk garmen dan alas kaki ke Amerika. Sebaliknya, Indonesia mendatangkan pesawat Boeing dan mesin dari Amerika.

Amerika juga seharusnya memberikan penawaran terbaik. Menurut JK memberi tawaran adalah hal yang lazim dilakukan agar sektor perdagangan tidak berat sebelah. Terlebih lagi, AS adalah pelopor perdagangan bebas yang kini sudah semakin berkembang pesat. Dengan kata lain, menurut JK, sangatlah tidak tepat jika Trump menuduh Indonesia melakukan tindakan yang mengganggu neraca perdagangan mereka.

Perdagangan Indonesia dengan AS sebenarnya tidak "seburuk" yang dikatakan Trump.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170405/antarafoto-rdp-menteri-perindustrian-komisi-vi-200317-wpa-1-148c9900ce582efec7b382595b45c28e.jpg

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa perdagangan Indonesia dengan AS dalam kondisi yang baik-baik saja. Bahkan cenderung mengarah ke positif. Amerika Serikat juga menaruh sejumlah investasi di Indonesia.

Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Dirjen Bea Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi rencananya hari ini akan menggelar rapat di kantor Kemenko Bidang Perekonomian. Namun Airlangga mengatakan bahwa rapat tersebut sama sekali tidak mengagendakan kebiajakan Trump tersebut, melainkan lebih banyak membahas mengenai Free Trade Aggreement (FTA).

Perdagangan Indonesia dengan Amerika sendiri selalu berada dalam kondisi surplus. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, nilai ekspor indonesia 2016, yang seluruhanya adalah komoditi non-migas mencatatkan nilai surplus US$ 8,1 miliar. Rinciannya adalah nilai eskpor US$ 15,3 miliar dengan impor hanya hanya US$ 7,2 miliar.

Share
Topics
Editorial Team
Rizal
EditorRizal
Follow Us

Latest in Business

See More

[QUIZ] Jawab Pertanyaan Ini, Kami Tahu Inspirasi Taman Depan Rumahmu!

09 Jan 2026, 09:36 WIBBusiness
SLL-Surely-Tomorrow_PR-Still_Release-Date-Sept-09-2025-NO-RELEASE-BEFORE-JTBC-1366x2048.jpg

The Shawshank Redemption

07 Jan 2026, 11:41 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

Artikel reviewed coba

22 Des 2025, 12:01 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

artikel coba

18 Des 2025, 00:00 WIBBusiness
ss_8d23b9dd754ae8d287c0588641f169abe8acb86a.1920x1080.jpg

Ciba artikel table

15 Des 2025, 13:53 WIBBusiness
rthtrh

coba test lagi lagi

09 Des 2025, 14:57 WIBBusiness
ss_df1de01f93f61bd30d64e6206b606d0a15cb485f.1920x1080.jpg

test artikel lagi

09 Des 2025, 14:54 WIBBusiness
02.jpg

test artikel

09 Des 2025, 14:51 WIBBusiness
GVq5Zpna8AAQq-M.jpg

artikel community 2

01 Des 2025, 15:17 WIBBusiness
E_8IbBkVIAk8LeP.jpg

artikel community 3

28 Nov 2025, 15:16 WIBBusiness
ss_edfd360b92d6f9b983b759fd837e664b86cd9563.1920x1080.jpg

Cek carousel

24 Nov 2025, 10:02 WIBBusiness