Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ekonomi RI 2020 Diprediksi Gagal Melejit, Hanya Tumbuh 5,1 Persen

Ekonomi RI 2020 Diprediksi Gagal Melejit, Hanya Tumbuh 5,1 Persen
Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal 30 Juli 2019
Share Article

Jakarta, IDN Times - Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2020 hanya mencapai 4,9-5,1 persen. Ini artinya, ekonomi Indonesia gagal melejit di tahun depan. 

"Artinya, ini bisa kurang lebih sama atau bisa lebih rendah daripada tahun ini. Kalau kita melihat range-nya 0,2 persen, ini agak kurang biasa," kata Direktur Eksekutif CORE Mohammad Faisal dalam CORE Economic Outlook 2020 di Jakarta, Rabu (20/11). 

  1. 1. Pertumbuhan ekonomi global beri pengaruh ke pertumbuhan ekonomi domestik

    WhatsApp Image 2019-05-11 at 05.42.31.jpeg
    WhatsApp Image 2019-05-11 at 05.42.31.jpeg

    Dari sisi global, lanjut Faisal, perlambatan ekonomi di Tiongkok dan Amerika Serikat ikut memberi pengaruh. Selain itu, perang dagang kedua negara malah bisa semakin memperburuk laju pertumbuhan ekonomi.

    "Bisa jadi lebih negatif jika eskalasi perang dagang berlanjut dan ekonomi global melemah," jelas dia.

     

  2. 2. Bisa berdampak positif apabila Trump gagal terpilih kembali menjadi Presiden AS

    Donald Trump
    Donald Trump

    Kondisi perekonomian global diprediksi bisa membaik bila Presiden AS Donald Trump gagal terpilih pada pemilihan presiden AS di 2020. Sebab, perang dagang antara AS dan Tiongkok berpotensi tidak berlanjut bila Trump gagal melanjutkan periode selanjutnya. 

    "Tapi bisa berlanjut lagi, jika Trump terpilih. Dan harga minyak di baseline kita prediksikan melemah, tapi bisa juga meningkat ketika ada faktor geopolitik yang memengaruhi secara tiba-tiba," jelas dia.

  3. 3. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III-2019 hanya mencapai 5,02 persen

    Bps
    Bps

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,02 persen di triwulan III-2019. Angka ini lebih rendah dibanding kuartal III-2018 yang tumbuh sebesar 5,17 persen. 

    Capaian pertumbuhan ekonomi tersebut juga lebih rendah dibanding kuartal II-2019 yang tumbuh 5,05 persen dan kuartal I-2019 yang sebesar 5,07 persen. 

     

Share Article
Editorial Team