Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

23 Juta Pekerjaan Terancam Tergantikan Robot, Apa Langkah Menaker?

23 Juta Pekerjaan Terancam Tergantikan Robot, Apa Langkah Menaker?
ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan akan ada 23 juta jenis pekerjaan yang hilang karena terdampak otomatisasi. Selain itu akan ada 20 ribu tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan karena digantikan teknologi artificial intelligence atau biasa disederhanakan dengan istilah robot.

Lalu, bagaimana cara Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah menghadapi hal tersebut?

  1. 1. Meningkatkan kemampuan pekerja

    IDN Times/Fariz Fardianto
    IDN Times/Fariz Fardianto

    Dengan pegerseran ke era teknologi, Ida berharap para pekerja dapat terus meningkatkan kemampuan (skilling) mereka belajar keahlian lain (reskilling).

    "Karena otomatisasi semua orang tahu banyak pekerjaan yang hilang meskipun juga ada harapan pekerjaan baru yang tumbuh dan kita prediksi membutuhkan pelatihan vokasi," kata Ida di Kuningan, Jakarta, Sabtu (30/11).

  2. 2. Penerapan kartu pra-kerja dan balai latihan kerja

    IDN Times/Aji
    IDN Times/Aji

    Ida juga mengatakan pemerintah akan meningkatkan serapa tenaga kerja melalui program kartu pra-kerja dan penguatan pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) baik di pemerintah pusat atau daerah.

    "Lalu kita meminta perusahaan untuk memberikan kesempatan melalui training center yang dimiliki perusahaan-perusahaan itu," kata Ida.

  3. 3. Beberapa pekerjaan yang akan hilang, di antaranya sektor manufaktur

    IDN Times/Debbie Sutrisno
    IDN Times/Debbie Sutrisno

    Diberitakan sebelumnya, Direktur Bina Pemagangan Kementerian Tenaga Kerja RI, Siti Kustiati, mengungkapkan masa depan pekerjaan di Indonesia akan hilang karena digitalisasi. Dia mengatakan beberapa bidang yang akan digantikan robot yakni manufaktur. Siti mencontohkan jika dahulu tekstil dikerjakan oleh operator kini beralih ke robot.

    "Pekerjaan yang akan digantikan robot paling banyak di manufaktur namun saat ini kami belum mempunyai data secara detail tentang bagian mana saja yang akan tergantikan robot," ujarnya.

Share Article
Editorial Team