Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    UNESCO Menetapkan 66 Kota Kreatif Baru di Dunia, Indonesia Masuk, Lho!
    visitambon2020.com

    Dalam rangka Hari Kota Sedunia (World Cities’ Day) yang dirayakan pada tanggal 31 Oktober 2019, UNESCO sedang menetapkan 66 kota sebagai anggota baru kota kreatif. Kota Ambon pun menjadi salah satu dari 66 kota kreatif  lainnya sebagai Kota Musik (city of music).

    Ada 8 bidang dalam penilaian kreativitas, yakni musik (music), kesenian (arts) dan kerajinan rakyat (folk craft), desain (design), perfilman (cinema), sastra (literature), seni digital (digital arts) atau kuliner (gastronomy).

    1. Berikut daftar 66 kota kreatif yang ditetapkan UNESCO

    UNESCO.org

    Dikutip dari laman UNESCO 66 anggota baru yang ditetapkan sebagai kota kreatif, yakni :

    1. Afyonkarahisar (Turkey) – Gastronomy
    2. Ambon (Indonesia) – Music
    3. Angoulême (France) – Literature
    4. Areguá (Paraguay) – Crafts and Folk Art
    5. Arequipa (Peru) – Gastronomy
    6. Asahikawa (Japan) – Design
    7. Ayacucho (Peru) – Crafts and Folk Art
    8. Baku (Azerbaijan) – Design
    9. Ballarat (Australia) – Crafts and Folk Art
    10. Bandar Abbas (Iran [Islamic Republic of]) – Crafts and Folk Art
    11. Bangkok (Thailand) – Design
    12. Beirut (Lebanon) – Literature
    13. Belo Horizonte (Brazil) – Gastronomy
    14. Bendigo (Australia) – Gastronomy
    15. Bergamo (Italy) – Gastronomy
    16. Biella (Italy) – Crafts and Folk Art
    17. Caldas da Rainha (Portugal) – Crafts and Folk Art
    18. Cebu City (Philippines) – Design
    19. Essaouira (Morocco) – Music
    20. Exeter (United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland) – Literature
    21. Fortaleza (Brazil) – Design
    22. Hanoi (Vietnam) – Design
    23. Havana (Cuba) – Music
    24. Hyderabad (India) – Gastronomy
    25. Jinju (Republic of Korea) – Crafts and Folk Art
    26. Kargopol (Russian Federation) – Crafts and Folk Art
    27. Karlsruhe (Germany) – Media Arts
    28. Kazan (Russian Federation) – Music
    29. Kırşehir (Turkey) – Music
    30. Kuhmo (Finland) – Literature
    31. Lahore (Pakistan) – Literature
    32. Leeuwarden (Netherlands) – Literature
    33. Leiria (Portugal) – Music
    34. Lliria (Spain) – Music
    35. Mérida (Mexico) – Gastronomy
    36. Metz (France) – Music
    37. Muharraq (Bahrain) – Design
    38. Mumbai (India) – Film
    39. Nanjing (China) – Literature
    40. Odessa (Ukraine) – Literature
    41. Overstrand Hermanus (South Africa) – Gastronomy
    42. Port of Spain (Trinidad and Tobago) – Music
    43. Portoviejo (Ecuador) – Gastronomy
    44. Potsdam (Germany) – Film
    45. Querétaro (Mexico) – Design
    46. Ramallah (Palestine) – Music
    47. San José (Costa Rica) – Design
    48. Sanandaj (Iran [Islamic Republic of]) – Music
    49. Santiago de Cali (Colombia) – Media Arts
    50. Santo Domingo (Dominican Republic) – Music
    51. Sarajevo (Bosnia and Herzegovina) – Film
    52. Sharjah (United Arab Emirates) – Crafts and Folk Art
    53. Slemani (Iraq) – Literature
    54. Sukhothai (Thailand) – Crafts and Folk Art
    55. Trinidad (Cuba) – Crafts and Folk Art
    56. Valladolid (Spain) – Film
    57. Valledupar (Colombia) – Music
    58. Valparaíso (Chile) – Music
    59. Veszprém (Hungary) – Music
    60. Viborg (Denmark) – Media Arts
    61. Viljandi (Estonia) – Crafts and Folk Art
    62. Vranje (Serbia) – Music
    63. Wellington (New Zealand) – Film
    64. Wonju (Republic of Korea) – Literature
    65. Wrocław (Poland) – Literature
    66. Yangzhou (China) – Gastronomy

    2. Musik adalah DNA-nya masyarakat Ambon

    amboncityofmusic.id

    Melansir dari website Ambon City of Music, Direktur Unesco City Of Music Mannheim Jerman, Rainer Kern meyakini musik adalah DNA-nya orang Ambon.

    “Saya dan Tamara Kemanski (focal point dari Katowice Unesco City of Music Polandia) di Ambon, guna melihat kesiapan kota ini untuk mendaftar ke Unesco menjadi Kota Musik Dunia. Di sini kami menemukan seberapa rumitnya musik itu dari segi tekniknya, tetapi tetap saja orang di Ambon melakukannya dengan sempurna,” ungkap Reiner, di Ambon.

    Alasan kedua, masyarakat Ambon jika bernyanyi sangat menjiwai dan jika satu atau lebih . Dan, alasan ketiga dan merupakan alasan terpenting adalah penilaian terhadap bahwa masyarakat Ambon memandang musik itu.

    3. Alasan Ambon ditetapkan sebagai City Of Music Oleh UNESCO

    Instagram.com/ambonaccess

    Kota Ambon dinilai pantas untuk menjadi kota musik (City of Music) karena ada banyak hal potensial yang bisa ditunjukkan oleh Ambon. Selain itu, masyarakat Ambon sangat mendukung pertumbuhan ekosistem musik di daerahnya.

    4. Penyanyi Glenn Fredly, mengapresiasi prestasi yang diraih Ambon sebagai Kota Musik oleh UNESCO

    www.instagram.com/glennfredly309

    "Selamat masyarakat kota Ambon! Kerja keras banyak pihak membuahkan hasil kota Ambon menjadi kota pertama di Asia Tenggara yang masuk dalam jaringan sebagai kota musik dunia oleh UNESCO.. Ini adalah berkah dan harapan baru bagi masyarakat kota Ambon di tengah peristiwa fenomena alam ( gempa ) yang terjadi. Beta percaya segala sesuatu indah pada WaktuNYA.. Perjalanan panjang dan tidak mudah ini terjadi karena Kolaborasi dan kerendahan hati banyak pihak untuk mewujudkannya bersama.. Maka ini akan jadi momentum kebangkitan musik tanah air yang dimulai dari Timur Indonesia.. Sekali lagi selamat dan sangat bangga atas pencanangan Kota Ambon sebagai kota Musik Dunia oleh UNESCO.. MENA, Toma Maju!!" tulis Glenn Fredly di akun Instagram miliknya.

    Prestasi baru yang dicetak oleh Kota Ambon mendapat tanggapan positif dari penyanyi asal Kota Ambon, Glenn Fredly. Penyanyi yang hits dengan beberapa lagu andalannya, salah satunya lagu Cukup Sudah, memberi hormat pada prestasi yang diraih Ambon. Prestasi ini didapat dari proses yang panjang dan tidak mudah.

    Ia pun memiliki harapan untuk kemajuan musik di tanah air yang dimulai dari Timur Indonesia.

    5. Harapan untuk Ambon setelah dinobatkan sebagai kota kreatif di dunia versi UNESCO

    www.flickr.com/wereld in beeld

    Harapan untuk ke depannya, Kota Ambon sebagai city of music dapat menjadi contoh bagi kota-kota di Indonesia untuk terus berkreatif dan menciptakan peluang baru dengan memasukkan unsur budaya dan kreativitas, guna pembangunan berkelanjutan.

    Tidak hanya Ambon, lebih dari itu diharapkan akan muncul kota-kota lainnya dari Indonesia yang dapat mengikuti jejak Ambon sebagai anggota baru kota kreatif di dunia.

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

    Editorial Team

    Related Article

    travel 207 Nov 2025, 15:03 WIBTravel
    travel 107 Nov 2025, 15:03 WIBTravel
    dwd01 Sep 2025, 14:24 WIBTravel
    Travel article 229 Mei 2025, 11:41 WIBTravel
    Travel article 1 tanpa code29 Mei 2025, 11:41 WIBTravel