Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

    Pernah melihat langit dan daratan seolah-olah menyatu? Kalau belum, cobalah datang ke Bolivia, Amerika Selatan. Ada sebuah tempat bernama Salar de Uyuni atau yang disebut Salar de Tunupa. Dari tempat inilah terlihat pemandangan menakjubkan di mana langit dan daratan seolah-olah menyatu.

    Salar de Uyuni merupakan daratan garam dengan luas mencapai 10.582 kilometer persegi, sehingga
    menjadikannya sebagai daratan garam terluas di dunia. Terletak di wilayah Potosi dan Oruro, Bolivia bagian tenggara, Salar de Uyuni berada dekat puncak Andes pada ketinggian 3.653 meter.

    Terbentuk dari Danau Prasejarah

    Salar de Uyuni merupakan bagian dari Danau Michin yang merupakan danau besar pada masa prasejarah. Sekitar 30 ribu-42 ribu tahun yang lalu, Danau Michin mengering dan menyisakan
    lapisan garam. Permukaannya yang padat membuat danau ini tetap kering sepanjang tahun.

    Salar de Uyuni diperkirakan mengandung 10 miliar ton garam. Sementara itu, di bawah Salar de
    Uyuni terdapat danau air garam jenuh yang tertutup lapisan garam. 

    Cermin Alam Terluas di Dunia

    Selain menjadi daratan garam terluas di dunia, Salar de Uyuni juga mendapat julukan cermin alam
    terluas di dunia. Hal ini dikarenakan saat musim penghujan, air menutupi lapisan garam.

    Dilihat dari kejauhan, pemandangan tersebut bagai cermin raksasa. Birunya langit akan memantul di atas permukaan air. Keunikan inilah yang menjadikan Salar de Uyuni ramai diperbincangkan khalayak dunia.

    Tak hanya sebagai destinasi wisata, tempat ini juga menjadi objek bidikan penggemar fotografi untuk menghasilkan foto yang unik.

    Suhu Udara Tak Terlalu Panas

    Biasanya, tempat yang terkena paparan sinar matahari secara langsung dapat dipastikan memiliki suhu udara panas. Terlebih jika tak ada bangunan atau pepohonan apapun untuk berteduh.

    Seperti halnya Salar de Uyuni yang dari gambar terlihat sangat panas. Padahal Salar de Uyuni memiliki suhu udara cukup hangat, berkisar antara 13 derajat sampai 21 derajat celcius.

    Pemandangan menakjubkan dengan suhu udara yang membuat nyaman, siapa yang menolak untuk mengunjungi Salar de Uyuni? Selain bisa berfoto dengan perspektif unik, biasanya turis datang untuk melihat burung flamingo merah muda yang menjadikan Salar de Uyuni sebagai
    habitatnya.

    Editorial Team

    Related Article

    travel 207 Nov 2025, 15:03 WIBTravel
    travel 107 Nov 2025, 15:03 WIBTravel
    dwd01 Sep 2025, 14:24 WIBTravel
    Travel article 229 Mei 2025, 11:41 WIBTravel
    Travel article 1 tanpa code29 Mei 2025, 11:41 WIBTravel