Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

10 Hal Ajaib yang Kamu Alami Pas Merantau ke Lampung

10 Hal Ajaib yang Kamu Alami Pas Merantau ke Lampung
Share Article

Merantau akan membuatmu kuat secara mental. Berbagai pelosok negeri ini sudah siap kok buat jadi tempat perantauan kamu. Pasti ada hal-hal unik yang akan kamu alami di tanah rantau. Nah, kali ini IDNtimes bakal ngasih tahu gimana rasanya jadi anak rantauĀ di Lampung. Pasti ini kan yang kamu alami?

1. Suka ditanya, Lampung itu mana sih? Sumatera Selatan? Bukaaan!

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151003/lampung1.jpg

Karena memang banyak nggak mengenal provinsi Lampung. Soalnya provinsi yang disebut-sebut sebagai gerbang Sumatera ini, masih dianggap bagian dari Sumatera Selatan. Dulunya, Lampung adalah bagian dari Provinsi Sumatera Selatan, namun sejak ada pemekaran wilayah, Lampung menjadi sebuah provinsi sendiri.Ā 

2. Nggak bisa bahasa Lampung meski udah bertahun-tahun tinggal di kota tapis berseri ini.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20150929/apakabarduniacom-w568-h284.jpg

3. Urusan makanan, pasti akrab dengan nasi Padang.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151003/lampung3.jpg

Tunggu dulu, bukannya nasi padang itu khas-nya Padang ya? Kalau di Jawa makan nasi Padang itu bisa sebulan sekali. Tapi kalauĀ di sini makan nasi padang bisa setiap hari. Rumah makan padang di Lampung digemari banget.Ā Mungkin karena selera masyarakat Lampung yang satu selera dengan orang Padang membuat nasi Padang di sini laris manis.Ā 

4. Aktivitas kehidupan berhenti di jam sepuluh malam, selebihnya seram buat keluar rumah.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151003/lampung4.jpg

KeluarĀ rumah atau kosĀ di atas jam sepuluh malam adalah suatu hal yang tabu. Karena pada jam ini biasanya sudah nggak ada kehidupan, angkot pun sudah jarang. Cari makan? Apalagi. Cuma bisa mengandalkanĀ delivery order deh kalau pas laparĀ tengah malem. Atau mungkin bisa masak mie instantĀ #anakkosbanget.Ā 

5. Punya Trans Bandar Lampung juga loh.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151003/lampung5.jpg

Jika Jakarta punya Trans Jakarta, maka Bandar Lampung juga punya Trans Bandar Lampung. Bedanya, disini nggak ada halte transit dengan palang pintu otomatis seperti di Jakarta. Biayanya pun cukup terjangkau, dengan 5.000 rupiahĀ kamu udah bisa menikmati fasilitas bus Trans Bandar Lampung.

6. Dimana-mana ada Siger.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151003/lampung6.jpg

Siger adalah simbol kebanggaan Lampung. Biasanya Siger dipakai saat wanita menikah menggunakan adat lampung atau pada saat menari tarian tradisional Lampung. Setiap instansi, perusahaan maupun mall dan toko pasti ada lambang Siger sebagai tanda bahwa Provinsi Lampung memang bangga akan simbolnya itu.Ā 

7. Suka heran, ternyata pendatang baru di sini hampir 80 persen lho!

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151003/lampung7.jpg

Apalagi di Kota Bandar lampungnya, penuh dengan pendatang deh pokoknya. Karena yang rata-rata ada disini adalah orang perantauan. Bahkan ada beberapa desa yang memang dihuni oleh suatu suku, sepertiĀ desa Bali Nuraga yang dihuni oleh masyarakat keturunan Bali.Ā 

8. Bingung dengan oleh-olehnya yang khasĀ keripik pisang?

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151003/lampung8.jpg

Eits, keripik pisang Lampung memang beda lho guys. Kalau keripik pisang biasanya menggunakan pisang biasa, nah ini keripik pisangnya menggunakan pisang kepok. Rasanya pun tersedia dalam berbagai macam varian, seperti rasa cokelat, strawberry,Ā mocca, keju, balado, susuĀ dan lain-lain.Ā 

9. Masyarakatnya terobsesi banget sama PNS, kalau nggak jadi PNS nggak sukses.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151003/lampung9.jpg

Tolak ukur kesuksesan masyarakat di sini adalahĀ menjadi PNS. Jika nggak jadi PNS belum bisa dikatakan sukses. Susah deh, kalau mindset-nya sudah terbentuk seperti ini.Ā 

10. Identik dengan kota begal #hiii.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151003/lampung10.jpg

Kalau yang satu ini sudah bukan rahasia lagi. Karena memang di LampungĀ banyak begal-begal berkeliaran. Bahkan begal-begal yang beroperasi di Jakarta berasal dari Lampung. Sereem. So, hati-hati dan waspada ya guys kalau naik motor di Lampung.Ā 

Ada hal lain yang kamu rasakan saat merantau ke provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai ini? Share di kolom komentar yaa

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More