Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hati-Hati, Kebanyakan Traveling Bisa "Membahayakan" Kehidupanmu!

"Tak sekadar masalah finansial. Kamu sudah siap dengan konsekuensinya?"

Hmm, kira-kira apa saja yaa bahayanya? #pokerface

1. Jadi mempertanyakan segala sesuatunya.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/053d9-perspective---designinspiration.net.jpg

Hati-hati, nanti kamu tanya-tanya terus: kenapa gini, kenapa gitu? Bahkan kamu bisa-bisa mempertanyakan jati diri juga! Itu artinya bagus dong, kamu sudah mulai mencari sebenarnya hidupmu mau diarahkan ke mana. Tingal kamu perlu tahu bagaimana menyalurkan pertanyaan-pertanyaan tersebut pada orang yang pas dan waktu yang pas.

 

2. Skeptis dan mengritik.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/63d32-beach---pexels.com.jpg

Percayalah hal ini akan terjadi. Walaupun Indonesia nggak buruk-buruk amat, namun kamu pasti akan tetap membandingkan Ibu Pertiwi ini dengan negara-negara yang pernah kamu kunjungi. Hal ini tak lain dan tak bukan disebabkan karena ilmu pengetahuanmu terus bertambah. Matamu terhadap dunia makin terbuka. Sekadar solusi, jangan cuma bisa mengkritik, namun coba pikirkan solusinya! Siapa tahu kamu bisa buat temuan-temuan kecil yang ternyata berkontribusi besar bagi Indonesia.

 

3. Jadi rewel sama diri sendiri.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/38a3f-bikes---pexels.com.jpg

Of course! Berdasarkan kesaksian seorang teman penulis, dia mengaku bahwa jadi rewel soal kesehatan. Dia iri melihat orang luar yang bisa jalan ke sana, ke sini dengan nikmat. Ya, hasilnya bisa ditebak: dia jadi lebih peduli mengenai kesehatannya dan bisa lebih sadar bahwa junk food ataupun makanan tinggi lemak itu berbahaya untuk tubuh.

 

4. Taste akan fashion meningkat.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/1b19c-fashion---behance.net.jpg

Bukan artinya baju yang lebih mahal, namun baju yang lebih sesuai dengan kepribadianmu dan sesuai dengan kantongmu. Di atas itu semua, barangnya nggak perlu mahal, bisa aja muruah tapi kualitasnya oke punya dan match dengan kamu.

 

5. Makin "keras" terhadap anak.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/48763-action-figure---pexels.com.jpg

Lagi-lagi pengakuan seorang teman. Orang tuanya pernah tinggal di luar negeri untuk beberapa saat bersama dirinya. Mereka melihat (dan kita sering lihat di tipi-tipi) bahwa orang tua di luar lebih membebaskan anaknya untuk memilih dan eksplorasi. Kamu akan keras terhadap anak, namun dalam arti positif agar anakmu nanti bisa lebih mengekplorasi, mandiri, serta mampu menemukan jati dirinya.

 

6. Geek!

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/71f79-apple---pexels.com.jpg

Ta-daa! Siapa yang nyangka? Ya, ga bisa dipungkiri teknologi di luar sana masih jauh lebih oke ketimbang di Indonesia. Kamu nggak akan gaptek dan bisa jadi kamu malah suka ngikuti perkembangan-perkembangan teknologi. Hmm, mungkin hal ini bisa dimanfaatkan untuk nambah tabungan biar bisa traveling lagi? Haha.

 

7. Nggak mau repot.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/e6364-hairdryer---pexels.com.jpg

Kamu lebih milih hal-hal praktis. Pilihan-pilihan barangmu berdasarkan informasi yang kamu kumpulkan sebelum beli sebuah barang. Jika barang A bisa digunakan untuk kebutuhan A, B dan C, mengapa nggak dibeli walau agak mahal dikit? *setelah diitung-itung jatuhnya lebih murah bok!*

 

8. Kena sindrom OCD.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/8193c-alley---pexels.com.jpg

Kamu lebih bersih dan herannya mau buang sampah di tempatnya. Coba kalau di Indonesia, buang aja di mana pun itu sudah tempat sampah. Aaahhh! No, no bro, sis. Coba terapkan itu di Indonesia juga. Perubahan sekecil apapun tetap saja perubahan!

 

9. Anti-hedon.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/dc4ff-bubble---pexels.com.jpg

Hidup melarat. Nggak, nggak gitu maksudnya. Kamu cuma tahu bahwa hidup yang enak dan menggembirakan itu nggak harus mewah. Ya, lumayanlah, uang lebihnya bisa buat tabungan masa depan.

 

10. Risky.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/86c19-youngster-traveling---roservilaplana.wordpress.com.jpg

Tapi tetep kamu harus mikir pake logika ya. Seiring makin sering kamu traveling, kamu akan terbiasa menghadapi tantangan. Kamu jadi lebih spontan dalam mengambil keputusan yang tepat.

 

11. Lepas dari keluarga.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/e7b6b-birds---unsplash.com.jpg

Banyak anak muda yang pengen yang satu ini, mungkin termasuk kamu. Tapi percayalah, berdasarkan kesaksian seorang teman yang lain (lagi), selama dia dua minggu berada di luar negeri, dia jadi tahu betapa pentingnya keluarga. Lepas dari keluarga, bukan berarti ikatan dengan keluarga terputus. Yakinlah, tempat teraman untuk lari dan nangis itu cuma keluarga.

 

12. Merasa hidupmu di atas angin.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/808ed-wind---unspalsh.imgix.net.jpg

Hidupmu tergolong enak dan mewah. Kamu akan sadar akan hal ini, terutama, jika kamu pergi ke negara-negara yang penduduknya lebih miskin ketimbang kamu. Makanya, disyukuri aja kamu punyanya apa sembari terus berusaha untuk memperbaiki kualitas hidup.

 

13. Hiperaktif (?)

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/592fc-swimming---pexels.com.jpg

Pfft! Nggak secara harafiah sih guys. Kamu akan jadi lebih energik dan badanmu lebih kuat karena selama traveling kamu lebih banyak menggerakkan badan. Nah, salurkan energimu ini ke kegiatan yang positif, misalnya olahraga.

 

14. Hinggap sana, hinggap sini.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/bd547-scooter---pexels.com.jpg

Kayak lalat aja. Yang satu ini nggak buruk buat kamu. Karena terbiasa untuk bertemu dengan orang-orang yagn beragam, kamu jadi lebih mudah untuk berbaur dengan siapa saja. Cuman, satu catatan penting, kamu tetep harus bisa mengelompokkan mereka ke circle-circle tertentu agar kamu nggak kewalahan nantinya.

 

15. Konsumtif!

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/5159b-champagne---pexels.com.jpg

Ini memang agak bahaya buat kondisi keuangan...sepintas. Kamu tahu dan menghargai prinsip: ada uang, ada barang. Pastikan kamu cari informasi lebih lanjut ketika akan beli barang sehingga nantinya barang yang kamu beli memang setara dengan kualitasnya. ketimbang beli yang murah tapi bolak-balik rusak, kan kamu sama dompetmu yang jadi stres kan?

Nah, di bahaya kebanyakan traveling yang bisa ditemukan oleh tim Indonesian Times. Gimana? Tetep tertarik untuk traveling? Penulis yakin jawabanmu pasti: TETEP!

Apakah artikel ini berguna untukmu? Ayo bagikan ke teman-temanmu dan dapatkan Tablet Android Mito T330 atau Sony LED TV. Keterangan selengkapnya bisa kamu baca di www.idntimes.com/sharingiscaring.

Share
Topics
Editorial Team
Kelvin Antonius
EditorKelvin Antonius
Follow Us

Latest in Travel

See More

Deleniti asperiores ipsam hic animi totam adipisicing eum et cupidata

30 Jan 2026, 15:56 WIBTravel
Sollicitudin

travel 2

07 Nov 2025, 15:03 WIBTravel
Sollicitudin

travel 1

07 Nov 2025, 15:03 WIBTravel
Nulla facilisi

dwd

01 Sep 2025, 14:24 WIBTravel
Travel article 1 tanpa code

Travel article 2

29 Mei 2025, 11:41 WIBTravel
Food article 2 tanpa code

Travel article 1 tanpa code

29 Mei 2025, 11:41 WIBTravel