Komunikasi Manusia Masa Depan Akan Terkuak di Acara Ini

Perkembangan teknologi saat ini sangat pesat. Namun, pernahkah kamu membayangkan akan seperti apa perkembangan dalam 10 tahun ke depan? Bahkan, bisa jadi sebagian besar industri bakal terganggu oleh perangkat lunak dengan berbagai bentuk.
Ya, bisa dibayangkan bagaimana peran manusia akan digantikan oleh robot. Bahkan pada tahun 2022 nanti seluruh warga bumi akan terhubung secara digital. Akan ada triliunan sensor serta jaringan, 10 milar perangkat juga akan terhubung satu sama lain. Hal ini yang akan membuat komunikasi terjadi lebih cepat dibanding dengan kecepatan manusia memproses pikiran.
Inovasi memang sudah dilakukan, namun banyak ahli percaya bahwa hal ini akan membuat perubahan dalam cara komunikasi manusia. Hal inilah yang akan menjadi fokus tema global Social Media Week 2017: Language and The Machine.
Apakah yang akan terjadi pada bahasa dan cara berkomunikasi manusia di masa depan?

Tentu saja cara manusia berkomunikasi akan berubah. Sekarang saja kita sudah lebih mengandalkan gadget dan sosial media daripada bertatap muka secara langsung. Bahkan, kita lebih merasa dekat dengan orang yang berada jauh dan justru merasa jauh dengan orang yang ada di sekitar kita.Ā
Untuk mengkaji hal ini, mari kita lihat hal-hal yang sudah biasa dan sering terjadi di sekitar kita. Bagaimana penonton video yang diunggah di laman sosial media makin banyak. Selain itu format video juga mengalami perubahan dalam segi format dan kualitas.
Selain itu, evolusi juga terjadi dari cara kita mengirimkan pesan teks. Dulu kita masih hanya menggunakan pesan singkat (SMS) namun sekarang sudah banyak aplikasi yang ada bahkan dengan fitur lampiran foto dan juga emoji. Asisten pribadi berbasis suara juga bisa kita dapatkan berbekal ponsel pintar. Tinggal lakukan perintah melalui suara kita sudah bisa melakukan apapun, mencari alamat, mengunduh lagu, dan melakukan panggilan telefon.
Bahkan sekarang juga mulai marak komunikasi berbasis mesin. Diperkirakan tahun ini kita akan melihat 'teman robot' yang bisa diajak berinteraksi setiap hari. AR dan VR juga makin canggih, hal ini bakal memberi dampak dan perubahan bagaimana cara kita bermain game, menonton film, dan banyak lainnya.
Elemen baru pada bahasa yang tanpa sadar sudah kita lakukan sehari-hari.

Tanpa kita sadari elemen bahasa makin banyak macamnya, sebut saja GIF, Emoji, respon haptic, video online, hingga banyak cara menerima pesan dan informasi. Elemen inilah yang menolong kita mengekspresikan emosi secara lebih real. Bahkan, kita bisa berinteraksi dengan chatbot selayaknya berbicara pada customer service. Memesan uber dengan aplikasi, memutar lagu dengan Spotify lewat sekali klik.
Jika sudah dibuat terlalu nyaman dengan perkembangan sekarang ini, apakah kita akan bergerak menuju dunia dimanaĀ komunikasi visual dan audio akan menjadi lebih pentingĀ daripada kata-kata tertulis? ApakahĀ bisnis dan organisasi akan terhubungkan dengan pelanggan dan member komunitas secara lebih efektif, apabila manusia tidak lagi memediasi komunikasi itu? Apakah yang akan terjadi apabila kita bisaĀ mengurangi waktu yang dihabiskan untuk komunikasi yang tidak perlu, seperti menulis email atau berbicara dengan agenĀ customer serviceĀ di telpon?
Jika ingin mencari tahu jawabannya, datang ke eventĀ Social Media Week Conferences (Februari, Juni, September dan November), bertemaĀ āLanguage and the Machine: Algorithms and the Future of Communicationā. Selain itu kamu juga bisaĀ bergabung denganĀ emailĀ mingguan, atau mendaftar SMW Insider, platform video premium yang baru saja diluncurkan, untuk mulai berpikir tentang tahun 2017 dan masa depan.
[Media Partner]
















