Shin Tae-yong Terkendala Bahasa, PSSI: Kami Siapkan Kursus Terbaik!
Jakarta, IDN Times - Usai resmi diperkenalkan federasi sepak bola Tanah Air, PSSI, sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dihadapkan banyak persoalan teknis, tak terkecuali mengenai kendala bahasa.
Sebab, sejauh ini, pria kelahiran Korea Selatan itu belum bisa menggunakan bahasa Indonesia. Tak pelak, hal itu membuat Shin Tae-yong harus cepat beradaptasi dan belajar bahasa Indonesia yang mudah dipahami.
"Shin Tae-yong akan belajar bahasa Indonesia secepatnya. Saya akan memberikan kursus yang paling bagus. Saya minta dia beradaptasi dengan budaya Indonesia. Ia senang sekali,” kata Ketum PSSI, Mochamad Iriawan dalam sesi konferensi pers, Sabtu (28/12).
1. Shin Tae-yong ucapkan "apa kabar" saat sesi konferensi pers

Dalam sesi perkenalan, Shi Tae-yong memang lebih banyak menggunakan bahasa Korea. Namun, terdengar ia mulai bisa mengungkapkan beberapa kata dalam bahasa Indonesia. Hal itu jelas harus diapresiasi, lantaran dirinya sudah mau berusaha mengungkapkan bahasa Indonesia.
"Apa kabar?”, ujar pelatih berusia 50 tahun itu saat membuka perkenalan dalam sesi konferensi pers dengan menggunakan bahasa Indonesia. Lalu ia melanjutkan pembicaraannya menggunakan bahasa Korea Selatan yang diterjemahkan oleh seorang penerjemah.
2. Mochamad Iriawan menilai Tae-yong mau belajar bahasa dengan cepat
Hal itu pula yang membuat Iwan Bule, sebuta Mochamad Iriawan, semringah. Terlebih Shin Tae-yong mau belajar dengan cepat untuk bisa menggunakan bahasa Indonesia.
Bahkan, Shin Tae-yong disebut sudah mau mengucapkan dua salam, selain mengucapkan "selamat siang", Shin Tae-yong juga bisa mengucapkan "selamat makan".
3. Shin Tae-yong optimistis Timnas Indonesia berkembang
Di luar itu, Shin Tae-yong tak merasa punya kendala. Ia tetap yakin bahwa sepak bola Indonesia sangat memiliki harapan untuk maju pada masa yang akan datang. Segala cara pun bakal dilakukan pelatih berusia 50 tahun itu bisa mewujudkan prestasi bagi Timnas Indonesia.
Shin Tae-yong juga meminta dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan dorongan doa, semangat tanpa henti. Apalagi, Indonesia bakal dihadapkan pada gelaran bergengsi Piala Dunia U-20 2021 mendatang, sehingga para pemain bisa memberikan hasil maksimal.

















.png)