Rabu 15 Januari 2020, Tinsulanon Stadium - Songkhla, 17.15 WIB
Iran akan menjalani laga krusial saat berjumpa China di Tinsulanon Stadium pada Rabu (15/1) sore. Peluang mereka melaju ke babak gugur sejatinya masih ada, namun tipis. Jika mereka berhasil mengalahkan China, Iran masih harus bergantung kepada hasil pertandingan Korea Selatan vs Uzbekistan.
"Jika ingin tetap berada di Thailand dan lolos ke babak selanjutnya, kami harus memenangkan pertandingan ini. Tak ada pilihan lain," ujar pelatih Iran, Hamid Estili, dalam sesi jumpa pers pra-pertandingan pada Selasa (14/1) kemarin.
Estili turut menyoroti masalah kebugaran yang melanda banyak pemainnya. Jeda antar laga yang hanya tiga hari membuat opsi rotasi harus selalu didahulukan. Iran sendiri disebut akan menggunakan beberapa pemain pelapis.
"Kami akan melakukan yang terbaik untuk menang dengan para pemain kami yang lebih bugar secara fisik saat menghadapi China," lanjut Estili.
Selain itu, masalah lambat panas masih membayangi Team Melli Omid. Dalam dua laga terakhir, Iran memang baru tancap gas pada babak kedua. "Saya pikir ini masalah yang harus kami perbaiki. Kami akan sangat sulit untuk bangkit dari ketinggalan, terutama jika kebobolan dua gol, dalam kompetisi ketat seperti ini," tandasnya.