Musim 2015/2016 Leicester City mampu lahirkan sejarah baru usai menjuarai Liga Inggris pertama kalinya dalam sejarah klub. Sayang, performa impresif itu tak berlanjut di musim-musim selanjutnya. Mereka bahkan kembali hanya menjadi tim penghuni papan tengah.
Empat tahun berlalu, musim ini The Foxes kembali tampil fantastis. Di bawah asuhan Brendan Rodgers, Leicester menjadi pesaing terdekat Liverpool dalam meraih juara. Namun prestasi ini selalu menjadi sebuah dilema bagi The Foxes, kenapa? Berikut ulasannya.
