Salah satu Caketum PSSI yang paling lantang menentang dimajukannya jadwal Kongres PSSI adalah La Nyalla Mattalitti. Menurut dia, dimajukannya waktu kongres dianggap menyalahi aturan karena tak sesuai dengan kesepakatan dan rekomendasi dari FIFA sebagai federasi sepak bola tertinggi di dunia yang menaungi PSSI.
Walhasil, eks ketua MPW Pemuda Pancasila ini memutuskan menarik diri jika Kongres tetap digelar pada 2 November 2019. La Nyalla berkilah, seharusnya PSSI menjalankan semua programnya hingga Desember 2019, termasuk kompetisi yang akan selesai di akhir Desember 2019.
“Tapi tiba-tiba Exco PSSI memajukan jadwal menjadi 2 November. Tanpa alasan yang mendesak. Akibatnya, jadwal kerja komite pemilihan yang sudah ditetapkan enam bulan, menjadi empat bulan. Dan yang lebih penting, delegasi atau voter kongres diambil dari hasil kompetisi 2018, bukan klub sekarang yang sedang berkeringat menyelesaikan kompetisi. Ini kan tidak fair,” kata pria berusia 60 tahun itu.