Kenapa selama ini perbedaan rasial, agama dan budaya seolah menjadi tembok besar bagi negara kita. Seakan-akan sangat sulit menyatukan akal sehat rakyat Indonesia untuk menghilangkan tembok besar yang harusnya tidak ada di antara kita. Bayangkan bagaimana damainya negeri ini, dari dunia maya sampai nyatanya.
Akan tetapi, ada satu hal yang dapat menyatukan kita. Meskipun hanya sesaat, hal ini dapat mengobati kebingungan kita. Apa itu? Olahraga. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, olahraga berarti gerak badan untuk menguatkan dan menyehatkan tubuh. Kata menguatkan dan menyehatkan itu dapat diimplikasikan dalam diri setiap masyarakat.
Dukungan dan sorak sorai saat rakyat Indonesia saling bersatu padu untuk mendukung para olahragawan bertanding demi negara. Sadar gak dengan hal itu? Salah satu contoh sederhana adalah saat pertandingan sepak bola bola kemarin. Tim nasional Indonesia kembali bersatu untuk menghadapi Malaysia dalam laga persahabatan di Stadion Manahan, Solo, Selasa (6/9).
Dalam pertandingan itu, dahaga akan penampilan skuad Garuda sangatlah besar hingga kebahagiaan pun diluapkan oleh para suporter di Solo. Sorak sorai, gerakan demi gerakan menjadi cara mereka mendukung Boaz Solossa cs. Teriakan dan lantunan yel-yel menambah semangat para pemain. Namun, sadarkah kamu kalau di antara para penonton, perbedaan terbentuk?
Setiap orang dari berbagai kalangan dan budaya pun beramai-ramai mendukung timnas agar dapat menang. Kenyataannya? Indonesia menang tiga gol tanpa balas atas 'musuh lama' itu. Ya, olahraga satu ini menyatukan warga Indonesia. Memang bukan hanya di stadion, melalui layar televisi pun berbagai lapisan masyarakat mendukung timnas.
