Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
sports.yahoo.com
sports.yahoo.com

Laga penentuan tim mana saja yang bakal lolos ke perempat final Liga Champions musim ini akan kembali digelar. Real Madrid yang berstatus sebagai juara bertahan akan menjamu Ajax di Santiago Bernabeu pada leg kedua Rabu dinihari (6/3). El Real lebih diunggulkan karena unggul 2-1 di leg pertama.

Ajax akan menghadapi mission impossible karena mereka butuh selisih dua gol agar mampu lolos ke babak selanjutnya. Sialnya, anak asuh Erik ten Hag tersebut memiliki rekor buruk saat menghadapi El Real. Dalam tujuh kali pertemuan terakhir mereka, Ajax selalu tunduk di hadapan Madrid.

Namun tuan rumah pun hadir dalam kondisi yang tak lebih baik. Dalam tiga laga terakhirnya di Santiago Bernabeu, mereka catatkan kekalahan beruntun.

1. Real Madrid hadir dengan catatan buruk di kandang, kesempatan masih terbuka untuk Ajax

independent.co.uk

Bakal menjamu Ajax di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Real Madrid hadir dengan sebuah catatan buruk. Anak asuh Santiago Solari menderita tiga kekalahan beruntun saat bermain di Santiago Bernabeu. Dua di antaranya diderita saat menghadapi Barcelona dengan skor 0-3 dan 0-1, sedangkan satu laga  lainnya kalah dari Girona dengan skor 1-2.

Fakta ini tentunya bisa menjadi motivasi bagi Ajax untuk melakukan hal yang sama. Apalagi Madrid bakal kehilangan Sergio Ramos yang terkena suspensi kartu kuning. Di sisi lain Ajax hadir dengan sebuah bekal yang sangat positif. Dalam tiga laga terakhirnya, mereka raih kemenangan sempurna dengan mencetak 13 gol dan hanya kebobolan satu gol.

Meski memiliki bekal yang lebih baik ketimbang tuan rumah, Ajax dibayangi catatan buruk saat berlaga di Santiago Bernabeu. Dari tiga laga terakhirnya di kandang Madrid tersebut, Ajax selalu kalah dengan catatan hanya mencetak satu gol dan kebobolan sembilan gol.

Dengan catatan fakta seperti ini, akankah Ajax menorehkan sebuah rekor baru atau justru kembali tertunduk lesu di Santiago Bernabeu?

2. Solari: Tim ini kuat dan kami ingin lolos ke perempat final

realmadrid.com

Meski sedang terseok-seok di liga domestik, perlu diingat jika Real Madrid merupakan tim tersukses di Liga Champions dengan 13 trofi. Bahkan empat diantaranya mampu mereka raih dalam lima musim terakhir. Tak hanya itu, mereka pun selalu mampu keluar dari tekanan saat bermain di Liga Champions yang seolah menjadi habitat asli mereka.

Dalam delapan musim terakhirnya, Madrid selalu mampu lolos ke babak perempat final. Hal inilah yang juga diyakini oleh Santiago Solari saat ini. Dia percaya anak asuhnya mampu menang dan lolos untuk kesembilan kalinya secara beruntun.

El Real pun tak memiliki masalah berarti di dalam skuadnya. Solari bisa memainkan pemain terbaiknya dengan mengandalkan trio Vinicius-Benzema-Vazquez. Khusus bagi Benzema, ia memiliki catatan apik saat menghadapi Ajax. Benzema telah terlibat dalam 8 gol Madrid ke gawang Ajax dengan catatan 4 gol dan 4 assist.

Di sisi lain, Real Madrid pun memiliki catatan kemenangan dominan atas tim asal Belanda tersebut. Dari 13 pertemuan kedua tim di Eropa, Madrid mampu menang 8 kali dan hanya kalah 4 kali serta sekali imbang.

"Tim sangat ingin menang dan saya suka ini. Kami akan menang, seperti yang selalu kami lakukan. Tim dalam kondisi yang baik dan mereka memiliki banyak pengalaman dan santai tentang apa yang dikatakan orang."

“Di Liga kita harus terus memperjuangkannya hingga saat terakhir. Sekarang giliran kami tampil di Champions dan kita harus lolos babak perempat final melawan Ajax”.

3. Erik ten Hag sindir Real Madrid yang hanya menyisakan Liga Champions sebagai trofi terakhir musim ini

uefa.com

Laga melawan Ajax akan menjadi tekanan tersendiri bagi El Real. Jika gagal melewati Ajax, mereka berpeluang besar akan puasa gelar di akhir musim ini. Ironisnya, hal ini bisa hilang begitu saja dalam waktu sepekan. Seperti yang diketahui, sebelumnya Real Madrid disingkirkan oleh Barcelona di semifinal Copa del Rey.

Berselang tiga hari kemudian, mereka kembali kalah dari Barca di ajang La Liga. Kini Real Madrid berada di posisi ketiga dan terpaut 12 poin dari Barcelona yang menempati puncak klasemen. Hal ini membuat kans mereka untuk meraih trofi La Liga pun semakin menipis.

Pelatih Ajax, Erik ten Hag bahkan melakukan Psy war dengan menyindir kemampuan Real Madrid meraih trofi musim ini. Ia menyatakan jika timnya lebih baik karena masih berkesempatan meriah treble winner.

"Real Madrid tahu bahwa jika mereka ingin memenangi sesuatu musim ini, Liga Champions jadi satu-satunya target realistis yang tersisa," ujar ten Hag dalam konfrensi pers.

"Hal itu mungkin akan memberi mereka mental spesial di lapangan pada laga nanti. Tetapi hal itu tak mempengaruhi kami, kami masih bisa meraih tiga gelar musim ini," tutur sang pelatih.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team