Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
skysports.com
skysports.com

Schalke resmi mengumumkan telah memecat pelatih mereka, Domenico Tedesco. Hal tersebut sebagai dampak dari performa buruk Schalke di musim ini. Puncaknya adalah mereka dipermalukan Man City dengan agregat 10-2 di babak 16 besar Liga Champions.

Musim ini sendiri merupakan musim kedua Tedesco menangani Schalke. Meski sempat sukses di musim perdananya, sang pelatih tak mampu mempertahankan konsistensinya di musim ini.

1. Schalke derita lima kekalahan beruntun

talksport.com

Sejak ditunjuk menjadi pelatih Schalke pada tahun 2017, Domenico Tedesco mampu memberikan performa luar biasa di musim perdananya. Musim lalu mereka berhasil finish sebagai runner up Bundesliga di bawah Bayern Muenchen. Sayang, performa tersebut tak mampu dipertahankan di musim ini. Alih-alih konsisten, mereka saat ini terpuruk di posisi 14 klasemen sementara.

Lebih buruk lagi, mereka alami lima kekalahan beruntun dari lima laga terakhirnya di semua kompetisi, dengan catatan 21 kali kebobolan dan hanya mencetak 4 gol. Yang terburuk tentunya kekalhan dari Man City di leg kedua Liga Champions babak 16 besar dengan kekalahan 7-0.

Berselang dua hari kemudian, manajemen Schalke pun memutuskan untuk memecat Tedesco dan mengucapkan rasa terima kasihnya selama dua musim menangani Schalke.

"Kami mengapresiasi kinerja Domenico Tedesco di Schalke," kata direktur olahraga klub Jochen Schneider.

"Dia berkembang sangat baik di musim lalu dengan membawa kami menjadi runner-up. Tapi harus diakui, perkembangan klub di musim ini negatif. Domenico Tedesco pantas mendapatkan terima kasih dari kami atas jasanya selama dua tahun terakhir."

2. Posisi pelatih sementara akan diisi oleh Huub Stevens

ruhrnachrichten.de

Schalke sendiri langsung menunjuk Huub Stevens sebagai pelatih interim Schalke di sisa musim ini. Huub Stevens sendiri pernah tangani Schalke sepanjang tahun 1996-2002 dan 2011-2012. Di bawah kepelatihannya saat itu, ia berhasil mencetak sejarah dengan membawa Schalke menjuarai Liga Eropa musim 1996/1997. Tak hanya itu, ia pun berhasil persembahkan dua trofi DFB Fokal secara beruntun pada musim 2000/2001 dan 201/2002.

Debut perdananya musim ini sendiri akan dimulai di akhir pekan ini dengan menghadapi RB Leipzig. Saat ini Schalke tertahan di posisi 14 dengan 27 poin, tertinggal cukup jauh dari tim-tim di atasnya. Dengan sisa 9 laga di Bundesliga musim ini, tugas Stevens adalah membangkitkan performa anak asuhnya yang gagal menang dalam lima laga terakhirnya.

3. Karir kepelatihan Domenico Tedesco

zdf.de

Domenico Tedesco merupakan salah satu pelatih termuda di Eropa, saat ini dia berusia 33 tahun. Karir kepelatihannya sendiri lebih banyak melatih tim muda seperti Stuttgart U-17 dan Hoffenheim U-19. Pada tahun 2017 dia kemudian melatih tim kasta kedua Bundesliga, FC Erzgebirge Aue dan berhasil membawa tim tersebut keluar dari zona degradasi.

Hal ini kemudian membuat Schalke tertarik membawanya meski tak memiliki pengalaman melatih klub besar. Meski begitu, ia mampu membuat sebuah kejutan dengan membawa Schalke finish di urutan kedua di musim perdananya. Namun musim ini semuanya berubah. Dari 36 laga yang telah dijalaninya di semua kompetisi musim ini, Schalke telah alami 17 kekalahan, 7 kali imbang dan 14 kemenangan, dengan rekor kebobolan 64 gol dan hanya mencetak 48 gol.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team