Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Batal Gabung MU, Mandzukic Lebih Pilih Klub Ini

Batal Gabung MU, Mandzukic Lebih Pilih Klub Ini
transfermarkt.com

Teka teki kepindahan striker Juventus, Mario Mandzukic kini memasuki sebuah babak baru. Usai santer dikabarkan bakal gabung Manchester United, sang pemain kabarnya berpindah ke lain hati.

Pemain Kroasia itu justru memilih untuk tetap bermain di Italia, namun memilih klub yang menjadi musuh besar Juventus. Klub manakah itu? Berikut ulasannya.

1. Mandzukic pilih AC Milan

calciomercato.com
calciomercato.com

Musim ini Mandzukic harus tersisih dari skuat utama Juventus besutan Maurizio Sarri. Ia pun santer dikabarkan siap untuk hengkang. Namun bukan Manchester United seperti yang banyak dibicarakan, melainkan AC Milan.

Dilansir dariĀ Teamtalk,Ā pemain berusia 34 tahun itu bahkan telah sepakat secara personal untuk gabung Milan pada Januari nanti. Rossonerri sendiri musim ini memang sedang mengalami paceklik gol.Ā 

Striker utama mereka, Kryzsztof Piatek tengah kesulitan mencetak gol. Sehingga Milan butuhkan tenang anyar.

2. Mendapatkan restu Juventus

juventus.com
juventus.com

Juventus sendiri kabarnya tidak keberatan untuk melepas sang pemain ke Milan. Si Nyonya Tua sendiri telah berjanji kepada sang pemain untuk mempersilakannya pergi ke klub mana pun yang ia mau.

Juventus mematok harga 18 juta euro untuk pemain asal Krosia tersebut. Mandzukic sejatinya merupakan salah satu pemain kunci Juve dalam beberapa musim terakhir. Namun kedatangan Sarri mengubah nasibnya, sang pelatih lebih memilih duet Gonzalo Higuain dan Cristiano Ronaldo di lini serang mereka.

3. Perjalanan karier Mandzukic

transfermarkt.com
transfermarkt.com

Mario Mandzukic merupakan salah satu pemainĀ overratedĀ di dunia sepak bola. Sepanjang kariernya ia telah membela klub-klub besar di berbagai liga top seperti Dinamo Zagreb, Bayern Muenchen, Atletico Madrid dan Juventus.

Berbagai gelar prestisius telah ia rasakan sebagai pemain. Ia adalah bagian dari Bayern Muenchen saat meraihĀ treble winnerĀ pada musim 2012/2013. Ia juga kunci dari kedigdayaan Juventus meraih 4 ScudettoĀ dan 3 Coppa Italia.

Di level timnas pun ia sukses mencetak sejarah usai membawa Kroasia pertama kalinya ke final Piala Dunia 2018 sebelum dikalahkan Prancis. Akankah dia membawa AC Milan kembali bersinar?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Ganjar Firmansyah
EditorGanjar Firmansyah
Follow Us

Latest in Sport

See More

Aut aut quibusdam qui ducimus qui iusto

30 Jan 2026, 16:05 WIBSport
Artikel 31

Artikel 31

16 Sep 2025, 10:49 WIBSport
Artikel 25

Artikel 25

16 Sep 2025, 10:25 WIBSport
Artikel 24

Artikel 24

16 Sep 2025, 10:24 WIBSport
Artikel 15

Artikel 15

16 Sep 2025, 10:16 WIBSport
Artikel 11

Artikel 11

16 Sep 2025, 10:13 WIBSport
Artikel 8

Artikel 8

16 Sep 2025, 10:12 WIBSport
Artikel 7

Artikel 7

16 Sep 2025, 10:12 WIBSport