Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ajaib! Setelah Letakkan Jimat di Gawang Lawan, Pemain Ini Cetak Gol

Sebuah kejadian unik terjadi di liga Rwanda saat Mukura Victory menghadapi Rayon Sports. Saat tertinggal 0-1 dari tuan rumah, seorang pemain Rayon Sports bernama Moussa Camara tiba-tiba berlari ke arah gawang Mukara dan meletakkan sesuatu yang diyakini sebagai jimat di bawah mistar. Aksi yang terjadi pada menit 45 itu pun memancing emosi para pemain Mukura.

Dikutip dari FoxSports.com, mereka mengejar Camara hingga ke bangku cadangan. Bahkan, akibat dianggap memicu keributan, pemain bernomor punggung 9 itu mendapatkan kartu kuning.

Cetak gol di gawang berjimat.

Percaya atau tidak, selang tujuh menit kemudian, Camara mencetak gol ke gawang tersebut. Bermula dari umpan silang yang dikirimkan oleh rekannya dari sisi kanan pertahanan lawan, Camara berhasil mengonversinya menjadi gol. Para pendukung Rayon pun bergemuruh. Hingga akhir pertandingan, Rayon berhasil mempertahankan kedudukan 1-1.

Terancam denda dan pengurangan poin.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161229/rwanda-foxsport-88ee74c3718ffc372414556d24e6fa17.jpeg

Federasi sepak bola Rwanda, FERWAFA pun bereaksi. Mereka menganggap para pemain Rayon curang. Bahkan mereka saat ini telah melakukan penyelidikan. Jika terbukti bersalah, mereka akan mendapatkan pengurangan tiga poin dan denda sebesar 100.000 Franc Rwanda atau sekitar 1,6 juta rupiah bagi pemain yang terlibat. Adapun denda bagi klub adalah 2 juta Franc Rwanda atau sekitar 32 juta rupiah.

Tidak memiliki peraturan tentang sihir.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161229/ferwafa-496d5bcb315877b152a31d943b95236f.jpeg

Adapun dikutip dari Washingtonpost.com, Wakil Presiden FERWAFA, Vedaste Kayiranga, Rwanda mengatakan bahwa federasinya tidak memiliki aturan khusus tentang sihir. Para pemain dan klub tersebut didenda karena dituduh melakukan kekerasan dalam lapangan.

Masih banyak pemain Rwanda percaya sihir.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161229/rwanda-2-a0980b4bf98d616c2af7c65db74f53d0.jpg

Mantan pemain nasional Rwanda, Jimmy Mulisa mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Dia mengakui bahwa masih banyak pemain di negara Afrika tersebut percaya mantera dan jimat untuk memenangkan pertandingan. Bahkan, dia mengataka bahwa keputusannya pensiun dari sepak bola salah satunya didasari karena kebanyakan tim di Rwanda masih percaya mitos dalam sepak bola.

Share
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah
Follow Us

Latest in Sport

See More

Jadwal Wakil RI di 16 Besar Indonesia Open 2025, Alwi Jumpa Antonsen Lagi

04 Des 2025, 13:12 WIBSport
http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/421a8-woman-yes_karenzeigler.jpg

Artikel 31

16 Sep 2025, 10:49 WIBSport
http://i1380.photobucket.com/albums/ah195/Nophie_Nos/plastics_SQ_small_prxorg_zps61823937.jpg

Artikel 25

16 Sep 2025, 10:25 WIBSport
https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161213/dsc-0077-5abfb74cffd01c5677eff349d5fb3643.JPG

Artikel 24

16 Sep 2025, 10:24 WIBSport
http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/8069c-obama_imgflip.jpg

Artikel 15

16 Sep 2025, 10:16 WIBSport
dok. pribadi

Artikel 11

16 Sep 2025, 10:13 WIBSport
Gyr0ZEVbwAA-yTf.jpg

Artikel 8

16 Sep 2025, 10:12 WIBSport
jGsvNdJWZd.png

Artikel 7

16 Sep 2025, 10:12 WIBSport