Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Hal yang Membuat Manchester City Gagal ke Puncak Sampai Saat Ini

pixabay
pixabay

Juara liga Inggris sekaligus pemenang FA cup dan Carabao Cup, Manchester City, tampaknya akan kesulitan untuk merebut title Liga Inggris di musim ini. Masalahnya jarak poin antara Manchester City dan pemimpin puncak klasemen sementara Liverpool terbilang cukup jauh, yaitu 14 poin sampai pekan ke-16.

Adapun beberapa faktor yang menyebabkan Manchester City ketinggalan cukup jauh untuk mencapai puncak klasemen sebagai berikut.

1. Pertahanan yang rapuh

instagram.com/mancity
instagram.com/mancity

Tidak bisa dipungkiri perginya Vincent Kompany membuat pertahanan Manchester City keteteran dalam menghadapi padatnya jadwal mereka. Di bek tengah hanya mengandalkan Nicholas Otamendi, John Stones dan Laporte sebagai jantung pertahanan mereka.

Belum lagi ketiga bek tengah ini bergantian cedera yang membuat strategi pertahanan anak asuh Pep Guardiola harus diubah untuk menyesuaikan. Selain itu, pertahanan klub yang satu ini juga kerap kali melakukan blunder yang merugikan tim ini seperti saat Manchester City melawan Manchester United beberapa waktu lalu.

2. Kerapnya pemain yang cedera

instagram.com/prem.highlight
instagram.com/prem.highlight

Tak bisa dipungkiri kerapnya pemain Manchester City yang cedera membuat banyak sekali perubahan strategi baik dalam menyerang maupun bertahan. Hal ini bisa dilihat dari rotasi posisi pemain seperti Fernandinho yang menjadi bek tengah untuk back up posisi John Stones maupun Laporte saat masih cedera.

Hal ini membuat posisi DMF juga harus diisi oleh pemain yang latar belakangnya CMF seperti De Bruyne maupun Gundogan. Cederanya Aguero juga sangat berpengaruh pada ketajaman tim ini karena tidak ada pengganti lagi bagi penyerang Gabriel Jesus.

3. Rotasi pemain yang kurang mumpuni

instagram.com/mancity
instagram.com/mancity

Sering kali Manchester City menurunkan skuat muda mereka saat pertandingan piala liga ataupun beberapa laga Liga Primer seperti Angelino, Eric Garcia, T.Doyle dan Phill Foden. Namun, performa dari punggawa muda Manchester City ini kerap naik turun dan terlihat tidak bisa menyesuaikan dengan pemain-pemain di squat utama.

Tak jarang pemain-pemain muda ini melakukan salah crossing, blunder hingga salah posisi. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa untuk pemain muda seumuran mereka performa mereka bisa dikatakan di atas rata-rata.

4. Rapuh ketika terkena counter-attack

instagram.com/manchesterunited
instagram.com/manchesterunited

Manchester City sendiri sangat kewalahan ketika menghadapi serangan balik dari tim lawan baik di Liga Inggris, Liga Champion ataupun Piala Liga. Walaupun bisa dikatakan lini belakang mereka cukup kuat, namun lini tengah yang membantu bertahan kerap terlihat kurang siap saat menghadapi serangan balik. Alhasil, banyak goal yang dicetakkan ke gawang Manchester City melalui serangan balik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Anoraga Ilafi
EditorAnoraga Ilafi
Follow Us

Latest in Sport

See More

Jadwal Wakil RI di 16 Besar Indonesia Open 2025, Alwi Jumpa Antonsen Lagi

04 Des 2025, 13:12 WIBSport
http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/421a8-woman-yes_karenzeigler.jpg

Artikel 31

16 Sep 2025, 10:49 WIBSport
http://i1380.photobucket.com/albums/ah195/Nophie_Nos/plastics_SQ_small_prxorg_zps61823937.jpg

Artikel 25

16 Sep 2025, 10:25 WIBSport
https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161213/dsc-0077-5abfb74cffd01c5677eff349d5fb3643.JPG

Artikel 24

16 Sep 2025, 10:24 WIBSport
http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/8069c-obama_imgflip.jpg

Artikel 15

16 Sep 2025, 10:16 WIBSport
dok. pribadi

Artikel 11

16 Sep 2025, 10:13 WIBSport
Gyr0ZEVbwAA-yTf.jpg

Artikel 8

16 Sep 2025, 10:12 WIBSport
jGsvNdJWZd.png

Artikel 7

16 Sep 2025, 10:12 WIBSport